Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Garasi di Atas Trotoar Jalan Ambon Bandung, Satpol PP Langsung Bongkar
Advertisement . Scroll to see content

Pasien Cacar Monyet di Bandung Ngaku Tak Ada Riwayat ke Jakarta tetapi Pernah ke Sukabumi

Kamis, 02 November 2023 - 15:07:00 WIB
Pasien Cacar Monyet di Bandung Ngaku Tak Ada Riwayat ke Jakarta tetapi Pernah ke Sukabumi
Pasien Cacar Monyet di Bandung Ngaku Tak Ada Riwayat ke Jakarta tetapi Pernah ke Sukabumi (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menemukan satu pasien positif cacar monyet atau Monkeypox di Kota Bandung. Pasien ini mengaku tidak memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta, tetapi Sukabumi.

"Memang tidak ke Jakarta yang bersangkutan pernah ke Sukabumi. Ditanya ke Jakarta dijawabnya tidak, jadi tidak sampai ke sana selama 21 hari itu. Dan lebih banyak di rumah katanya gitu," ucap Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Dinkes Kota Bandung, Girindra Wardana, Kamis (2/11/2023).

Girindra mengakui, pihaknya kesulitan melacak sumber penyakit cacar monyet yang menyerang satu warga di Kelurahan Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul ini. Alasannya pasien tidak mau terbuka.

"Kami agak menemukan kesulitan, karena yang bersangkutan tidak terbuka. Ketemu siapa saja gitu ya, selama 21 hari itu. Jadi ini sih masih terus didalemin ya, posisi sekarang kan di ruang isolasi di RSHS," katanya.

Girindra menjelaskan, pelacakan kontak erat pada tujuh orang keluarga pasien sendiri kini sudah dilakukan oleh tim Dinkes Kota Bandung. Hasil dari pengetesan tujuh orang itu juga negatif cacar monyet. 

"Ada tujuh orang satu keluarga pasien, untuk pemantauannya sih semuanya bagus, sehat gitu, dipantau terus sampai saat ini dan yang kasus positif terus juga kita pantau," ucapnya.

Girindra menjelaskan, penyakit cacar monyet sendiri muncul karena penyebaran dan kontak erat. Sehingga, saat ini masih dalam pelacakan mengapa satu orang warga Pasirlayung itu positif Monkeypox.

"Sekarang masih dalam pemantauan, memang penyakitnya ada penyerta lain. Kayak contohnya kemarin juga ada batuk, jadi ada dironsen dan lain sebagainya gitu," katanya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut