Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Jokowi Hadiri Entrepreneur Wanted di Bandung

Senin, 18 Desember 2017 - 14:13:00 WIB
Presiden Jokowi Hadiri Entrepreneur Wanted di Bandung
Presiden Joko Widodo kala menghadiri acara penutupan Entrepreneur Wanted di Bandung, Senin (18/12/2017). (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara penutupan Entrepreneur Wanted yang berlangsung di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), Senin (18/12/2017). Presiden datang sekitar pukul 09.30WIB didampingi Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja.

Entrepreneur Wanted merupakan forum bincang-bincang edukatif antara wirausahawan sukses dengan para generasi muda. Kepala Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Teten Masduki mengatakan, perkembangan teknologi digital yang begitu pesat telah memunculkan banyak wirausahawan muda yang sukses di Indonesia.

Kendati demikian, dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta, Indonesia masih membutuhkan lebih banyak wirausahawan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Peran wirausahawan dalam pembangunan Indonesia sangat penting. Selain memiliki andil dalam penciptaan lapangan kerja, para wirausahawan juga turut memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui bidang usahanya masing-masing. Namun, sayangnya jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong kecil,” ujar dia.

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah wirausahawan pada 2017 baru mencapai 3,31 persen dari jumlah penduduk Indonesia, sementara standar Bank Dunia sebesar 4 persen.

Dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, jumlah wirausahawan Indonesia juga lebih kecil dari Singapura (7 persen), Malaysia (5 persen), dan Thailand (4,5 persen). Jumlah wirausahawan Indonesia tidak berselisih jauh dengan Vietnam (3,3 persen).

Teten mengatakan, pemerintah ingin merangsang pertumbuhan wirausahawan terutama di ranah industri digital. Hal itu sesuai dengan cita-cita Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia dengan valuasi industri yang mencapai US$130 miliar pada 2020.

Menurut dia, Indonesia memiliki semua potensi yang diperlukan untuk dapat menjadi pusat kekuatan ekonomi digital di Asia. Berdasarkan laporan Tetra Pak Index 2017, Indonesia memiliki 132 juta pengguna internet, dengan 40 persen dari jumlah tersebut merupakan pengguna aktif media sosial. Laporan itu juga menyebutkan, jumlah pengguna internet yang mengakses media sosial melalui perangkat mobile mencapai 39 persen dari total pengguna internet.

Acara Entrepreneur Wanted ini dihadiri pengusaha milenial seperti, William Tanuwijaya, CEO dan Pendiri Tokopedia serta Andi Taufan Garuda Putra, CEO dan Pendiri Amartha.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut