Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mama Muda di Makassar Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos, Diduga Dibunuh Suami
Advertisement . Scroll to see content

Purwakarta Geger! Pejabat BKAD Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah

Senin, 15 Juni 2026 - 19:35:00 WIB
Purwakarta Geger! Pejabat BKAD Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah
Pejabat pemerintah daerah di Purwakarta tewas dibunuh pelaku misterius di rumahnya. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id – Warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pejabat pemerintah daerah di rumahnya.

Saat ditemukan, kondisi korban Yogi Saleh (40) mengenaskan bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan tajam dan bekas jeratan di leher. Belum diketahui penyebab tewasnya korban, namun dugaan sementara korban pembunuhan.

Yogi Saleh diketahui mengemban amanah penting sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta. 

"Kami sangat terkejut. Ada banyak kejanggalan pada tubuh korban karena ditemukan luka tusuk dan bekas kekerasan. Kami berharap tim penyidik kepolisian bisa mengungkap kasus ini secara terang benderang dan menangkap pelakunya," ujar perwakilan keluarga korban, Eka Yusuf, Senin (15/6/2026). 

Misteri kematian Yogi Saleh pertama kali terungkap di kamar rumahnya yang berlokasi di Jalan Patinggi Tiga, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, pada Minggu (14/6/2026) malam. 

Peristiwa tragis ini bermula saat istri korban baru saja pulang dari menghadiri acara prosesi wisuda bersama anak dan mertuanya. Namun, setibanya di pekarangan rumah, sang istri mendapati situasi rumah tidak biasa. Seluruh area rumah dalam keadaan gelap gulita dan pintu akses utama terkunci rapat dari dalam. 

Setelah berhasil membuka pintu dan masuk ke dalam rumah, istri korban terkejut melihat ceceran darah segar di depan area kamar tidur. 

Begitu pintu kamar dibuka, istri korban mendapati suaminya sudah terbujur kaku tak bernyawa dalam kondisi bersimbah darah. 

Mendapat laporan kejadian, Tim Inafis Satreskrim Polres Purwakarta langsung bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti fisik. 

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara mengungkapkan, adanya indikasi kekerasan fisik yang cukup parah pada tubuh sang pejabat aset tersebut berdasarkan hasil visum sementara. 

"Dari hasil visum luar sementara, tim medis menemukan adanya tiga luka tusuk di bagian leher, satu luka robek di bagian dada atau ulu hati, serta bekas luka jeratan yang cukup jelas pada leher korban," kata AKP I Made Purwantara.

Kendati korban tewas dengan luka senjata tajam yang mengerikan, pihak kepolisian hingga kini belum menemukan adanya indikasi tindak pidana perampokan ataupun tanda-tanda perkelahian hebat di dalam rumah.

Seluruh barang berharga milik korban diketahui masih utuh di posisinya semula. Petugas memastikan dompet, uang tunai, telepon genggam (smartphone), hingga dokumen identitas pribadi almarhum tidak ada yang raib digondol luar.

Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Purwakarta terus melakukan pendalaman dengan memeriksa intensif keterangan para saksi, membedah riwayat komunikasi terakhir di ponsel korban, serta menunggu hasil resmi autopsi dari RS Sartika Asih guna memastikan motif utama di balik kematian misterius sang pejabat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut