Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marak Tawuran di Jakarta, Pramono: Kami Siapkan Ring Tinju di Berbagai Lokasi
Advertisement . Scroll to see content

Tawuran Mengerikan di Karawang, 5 Jari Tangan Siswa SMK Putus Disabet Senjata Tajam

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:38:00 WIB
Tawuran Mengerikan di Karawang, 5 Jari Tangan Siswa SMK Putus Disabet Senjata Tajam
Seorang siswa SMK di Karawang dirawat di rumah sakit setelah kehilangan lima jari tangan kanan akibat sabetan senjata tajam saat tawuran. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

KARAWANG, iNews.id – Tawuran antarpelajar kembali terjadi di Jalan Raya Klari–Pancawati, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (20/7/2026) malam. Seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) terluka parah setelah tangan kanannya disabet senjata tajam hingga mengakibatkan lima jarinya putus.

Peristiwa itu terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Rekaman memperlihatkan dua kelompok pelajar saling menyerang menggunakan senjata tajam di tengah jalan.

Dalam insiden tersebut, korban roboh bersimbah darah akibat luka parah yang dideritanya. Potongan jari tangan korban juga terlihat tercecer di lokasi kejadian.

Usai tawuran, rekan-rekan korban segera membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis. Setibanya di rumah sakit, korban masih dalam kondisi sadar meski telah kehilangan banyak darah.

Petugas medis langsung memberikan penanganan darurat karena kondisi korban memerlukan tindakan operasi secepatnya. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim dokter untuk menstabilkan kondisinya sebelum menjalani operasi.

Humas RSUD Karawang, Abdullah Luthfi menyampaikan bahwa korban datang ke rumah sakit dengan luka parah pada tangan kanan dan segera mendapat penanganan medis.

"Korban datang ke IGD dengan luka cukup parah jari-jarinya putus. Rencananya dari rumah sakit akan ada tindakan operasi. Kondisi kesehatannya sekarang bagus," ujar Abdullah.

Sementara itu, Yunus, kakek korban, mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat kabar bahwa cucunya dirawat di rumah sakit. Sebelum kejadian, korban berpamitan meminjam kendaraan dengan alasan hendak bermain futsal.

"Temannya mengaih tahu Rizky masuk rumah sakit sudah jam sebelas malam itu," ucap Yunus.

Hingga kini, Satreskrim Polsek Klari bersama Satreskrim Polres Karawang masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi tengah mengumpulkan keterangan saksi dan memburu para pelaku yang terlibat untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut