Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Avanza Penuh Muatan Penumpang Nekat Melintasi Jembatan Gantung di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Viral Avanza Penuh Penumpang Lintasi Jembatan Gantung, Bupati Cianjur: Menantang Maut?

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:54:00 WIB
Viral Avanza Penuh Penumpang Lintasi Jembatan Gantung, Bupati Cianjur: Menantang Maut?
Tangkapan layar Toyota Avanza nekat melintasi jembatan gantung di Desa Mekarwangi, Kabupaten Cianjur. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

CIANJUR, iNews.idBupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, dibuat berang oleh aksi nekat mobil Toyota Avanza hitam yang melintasi jembatan gantung di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

Orang nomor satu di Cianjur tersebut mencak-mencak dan mengecam keras tindakan sang sopir yang dinilai menantang maut demi memotong waktu perjalanan.

Kemarahan Bupati Mohammad Wahyu dipicu oleh beredarnya video amatir warga di media sosial yang memperlihatkan mobil bernomor pelat F 1284 TC tersebut melaju perlahan di atas jembatan berkonstruksi terbatas dalam kondisi penuh muatan penumpang. Padahal, jembatan gantung tersebut hanya dirancang khusus untuk pejalan kaki dan sepeda motor.

Sopir Avanza tersebut diduga sengaja menerobos jembatan gantung untuk memangkas waktu perjalanan dari yang seharusnya dua jam menjadi hanya satu jam saja. 

Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menyayangkan sikap egois dan abainya pengemudi terhadap aspek keselamatan publik. Dia menegaskan, tindakan tersebut tidak hanya membahayakan nyawa penumpang di dalam mobil, tetapi juga berpotensi merusak infrastruktur desa dan mengancam keselamatan warga lain.

"Saya sangat menyayangkan tindakan sopir tersebut. Jembatan gantung itu dirancang dengan kapasitas terbatas hanya untuk pejalan kaki dan motor. Memaksa mobil masuk, apalagi dengan muatan penuh penumpang, itu sama saja dengan menantang maut dan merusak fasilitas publik!" ujar Bupati Mohammad Wahyu Ferdian dengan nada tinggi, Selasa (14/7/2026). 

Merespons pelanggaran fatal yang viral tersebut, Bupati tidak tinggal diam. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dipastikan langsung mengambil langkah taktis untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. 

Bupati menginstruksikan dinas terkait untuk segera turun ke lapangan guna memeriksa kekuatan dan mengkaji ulang kondisi fisik pascadilintasi mobil.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut