Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Jukir Liar di Surabaya Ngamuk Tak Diberi Uang Parkir, Pukul dan Ludahi Pengendara
Advertisement . Scroll to see content

Viral Oknum Jukir Getok Parkir Rp15.000 ke Wisatawan di Jalan Asia Afrika Bandung

Selasa, 06 Oktober 2026 - 15:35:00 WIB
Viral Oknum Jukir Getok Parkir Rp15.000 ke Wisatawan di Jalan Asia Afrika Bandung
Tangkapan layar oknum jukir liar meminta tarif Rp15.000 ke wisatawan di kawasan Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Aksi getok tarif parkir kembali meresahkan wisatawan di Kota Bandung, Jawa Barat. Sebuah rekaman video mendadak viral di media sosial memperlihatkan aksi oknum juru parkir (jukir) yang meminta uang secara paksa kepada pengendara mobil wisatawan di kawasan Jalan Asia Afrika.

Kejadian tersebut dialami oleh wisatawan luar daerah usai melaksanakan ibadah salat di Masjid Raya Alun-Alun Bandung. 

Dalam rekaman video berdurasi singkat tersebut, korban mengaku didatangi oknum jukir yang langsung meminta uang parkir sebesar Rp15.000 tanpa memberikan karcis resmi.

Posisi kendaraan korban ternyata diarahkan tepat berada di bawah rambu larangan parkir. Korban mengaku tidak mengetahui bahwa area tersebut dilarang parkir karena sejak awal diarahkan oknum jukir tersebut. 

"Oknum jukir meminta uang secara mendesak usai wisatawan selesai beribadah. Wisatawan mengaku terkejut karena ternyata lokasi parkir yang diarahkan oknum tersebut berada persis di bawah tanda larangan parkir," kutip keterangan dari video viral tersebut, Selasa (6/10/2026). 

Menanggapi maraknya praktik liar yang merusak citra pariwisata Kota Bandung, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan, tindakan oknum jukir tersebut merupakan praktik ilegal. 

Farhan mengungkapkan keterbatasan kantong parkir resmi yang tidak sebanding dengan tingginya volume kendaraan menjadi celah bagi oknum tak bertanggung jawab untuk memeras warga. 

"Kebutuhan parkir di Kota Bandung memang sangat tinggi sementara kantong parkir resmi terbatas, sehingga dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab," kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Selasa (6/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut