Adik Sri Lestari Tak Menyangka Jasad Terbakar di Pos Ronda Demak Ternyata Kakaknya
DEMAK, iNews.id - Misteri identitas wanita yang ditemukan tewas dengan tubuh terbakar di pos ronda di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Sri Lestari, warga Dusun Jerukan, Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan dan polisi telah menangkap pria yang diduga sebagai pelaku.
Keluarga Sri Lestari langsung mendatangi RSUD Sultan Fatah Demak, Kamis (3/9/2026) pagi, setelah mendapat informasi dari polisi. Mereka didampingi perangkat Desa Monggot untuk memastikan identitas sekaligus mengurus pemulangan jenazah korban.
Identitas Sri Lestari dipastikan setelah polisi melakukan pencocokan genetik melalui tes DNA dengan pihak keluarga. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kecocokan genetik.
Sanuri, adik kandung korban, mengaku awalnya tidak yakin saat melihat jenazah di kamar mayat. Dia baru percaya setelah hasil tes DNA memastikan bahwa wanita tersebut merupakan kakaknya.
"Habis kerja terus ditelepon sama Polda katanya ada hubungannya dengan kakak saya, katanya ada penemuan mayat," ujar Sanuri di rumah duka.
Sri Lestari diketahui bekerja sebagai pemilik warung makan di wilayah Semarang selama beberapa tahun terakhir. Karena pekerjaannya, korban jarang pulang ke Grobogan dan lebih sering berkomunikasi dengan keluarga serta anak semata wayangnya melalui WhatsApp.
Komunikasi antara korban dan anaknya terputus pada malam sebelum Sri Lestari ditemukan tewas. Kondisi tersebut kemudian membuat keluarga semakin khawatir hingga akhirnya mendapat kabar dari polisi.
Meski jarang pulang, Sri Lestari disebut rutin mengirim uang kepada anaknya setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan keperluan sehari-hari.
Menurut keluarga, Sri Lestari yang berstatus janda pernah menjalin hubungan dengan seorang pria pada 2020. Pria tersebut kini diketahui menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Sri Lestari.
Pria itu bahkan beberapa kali datang ke rumah korban di Grobogan. Keluarga mengaku sempat tidak menyukai hubungan tersebut, tetapi memilih tidak mencampuri keputusan Sri Lestari dalam urusan asmara.
Kini, jenazah Sri Lestari masih berada di kamar mayat RSUD Sultan Fatah Demak. Pihak keluarga juga masih menjalani pemeriksaan oleh polisi untuk membantu proses penyelidikan.
Berdasarkan informasi kepolisian, Sri Lestari ditemukan tewas pada Selasa pagi di pos ronda di Demak. Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh serta luka akibat benturan benda keras di bagian kepala.
Satreskrim Polres Demak telah menangkap pelaku dan masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Polisi juga terus mengusut rangkaian kejadian yang menyebabkan korban kehilangan nyawa dengan cara mengenaskan.
Keluarga berharap proses hukum terhadap pelaku berjalan tuntas dan pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Editor: Kurnia Illahi