Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Bejat Oknum Kiai di Jepara Cabuli Santriwati Terbongkar dari Chat WA
Advertisement . Scroll to see content

Baliho Prabowo-Sandiaga di Jepara Diduga Dirusak Orang

Selasa, 09 Oktober 2018 - 19:49:00 WIB
Baliho Prabowo-Sandiaga di Jepara Diduga Dirusak Orang
Capres dan Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JEPARA, iNews.id - Baliho bergambar pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di posko Roemah Joeang Kalinyamatan, Jepara, Jawa Tengah, diduga dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Menurut Pengurus Posko Rumah Juang Prabowo-Sandi di Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Zamroni yang dihubungi dari Kudus, Selasa (9/10/2018), alat peraga kampanye tersebut diduga dirusak pada Senin (8/10) malam. “Pada alat peraga kampanye (APK) tersebut terdapat bekas sayatan menggunakan benda tajam,” katanya.

Dia memastikan kerusakan yang terjadi bukan karena faktor tertiup angin atau lainnya, melainkan ada unsur kesengajaan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Zamroni, Roemah Djoeang Prabowo-Sandi di Kalinyamatan Jepara itu baru beroperasi beberapa hari lalu. Posko pemenangan tersebut terletak di deretan ruko yang ada di Kalinyamatan Jepara.

Zamroni mengaku belum bisa memastikan motif dari aksi perusakan tersebut apakah untuk mengintimidasi relawan Prabowo-Sandi atau ulah orang iseng. Apalagi Kalinyamatan merupakan basis suara Partai Gerindra karena Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah yang juga anggota DPR RI Abdul Wachid berasal dari Kalinyamatan.

Dia mendesak jajaran Bawaslu Kabupaten Jepara maupun aparat Kepolisian setempat mengusut tuntas perusakan APK tersebut. "Jangan sampai Pemilu serentak 2019 dinodai oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab seiring adanya upaya intimidasi dari pihak tertentu," ujarnya.

Tim pemenangan Prabowo-Sandi juga melaporkan dugaan tindak pidana pemilu tersebut ke Bawaslu maupun aparat kepolisian. "Aksi tidak terpuji tersebut, tidak sepantasnya dilakukan karena Pemilu 2019 merupakan ajang pesta demokrasi yang sehat," katanya.

Dia berharap hal serupa tidak terulang kembali karena menjadi preseden buruk bagi pesta demokrasi yang akan berlangsung.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut