Detik-Detik Gedung Badminton Hogwan Roboh di Brebes, 2 Anak dan 1 Lansia Tewas
BREBES, iNews.id - Insiden gedung olahraga badminton Hogwan ambruk di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyisakan duka mendalam. Bangunan tua tersebut roboh secara tiba-tiba dan menimpa rumah warga hingga menyebabkan dua anak-anak dan seorang lansia meninggal dunia.
Detik-detik bangunan roboh ini sempat mengejutkan warga yang mendengar suara dentuman keras diikuti gedung ambruk, Minggu (30/8/2026). Seketika gedung olahraga yang sudah berusia tua ini rata dengan tanah.
Material bangunan yang runtuh tidak hanya menghancurkan area gedung, tetapi juga menimpa tiga rumah warga. Rumah tersebut berada tepat di depan lokasi kejadian.
Warga yang panik langsung berdatangan untuk membantu proses evakuasi. Dalam pencarian awal, dua korban anak-anak ditemukan tertimbun di bawah reruntuhan bangunan. Kedua korban kemudian segera dievakuasi oleh warga dan petugas menuju fasilitas kesehatan terdekat di wilayah Bumiayu. Namun, nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan.
“Dua korban jiwa pertama yang ditemukan merupakan anak-anak. Petugas bersama warga kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” kata Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardianto, Senin (31/8/2026).
Proses pencarian korban tidak berhenti setelah dua korban ditemukan. Tim gabungan yang terdiri atas TNI-Polri, Tim SAR, BPBD Kabupaten Brebes, serta warga terus melakukan penyisiran di antara tumpukan material bangunan. Setelah beberapa jam pencarian, sekitar pukul 13.00 WIB, petugas kembali menemukan satu korban lain yang tertimbun reruntuhan.
Korban ketiga diketahui bernama Kajat (82), warga Desa Dukuhturi. Lansia tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Bumiayu.
Dengan ditemukannya korban terakhir, total korban meninggal akibat ambruknya gedung badminton Hogwan menjadi tiga orang, yakni dua anak-anak dan satu lansia.
Selain menimbulkan korban jiwa, robohnya gedung badminton tersebut juga menyebabkan kerusakan pada tiga rumah warga. Kerugian materiel akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Plt Kasi Humas Polres Brebes Iptu Syaiful Hidayat mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian karena masih terdapat bagian bangunan yang berpotensi runtuh.
“Kami meminta warga untuk tidak mengambil risiko dengan mendekati atau memasuki area yang telah diberi batas oleh petugas,” ucapnya.
Saat ini, petugas gabungan masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi aman dan mencegah adanya korban tambahan akibat reruntuhan bangunan.
Editor: Donald Karouw