Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cekcok saat Pesta Miras, Pemuda di Manado Tewas Ditikam Teman
Advertisement . Scroll to see content

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Senin, 14 September 2026 - 13:54:00 WIB
Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan
Lansia di Sragen tewas ditusuk saat jogging subuh, polisi menduga aksi tersebut dipicu perselisihan terkait aliran air sawah. (Foto: iNews TV/JOKO PIROSO)
Advertisement . Scroll to see content

SRAGEN, iNews.id – Seorang lansia di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, tewas ditusuk tetangga saat sedang jogging subuh. Korban bernama kakek Ngadiman (65) ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka akibat senjata tajam.

Penusukan tersebut terjadi di Dukuh Masaran, Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Sragen, Minggu (13/9/2026) pagi.

Saat kejadian, korban seorang petani sedang menjalani rutinitas olahraga pagi dengan berlari di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Namun, aktivitas tersebut berakhir mengenaskan setelah korban melintas di depan rumah terduga pelaku berinisial S (35).

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berdatangan ke lokasi. Korban ditemukan dalam kondisi terluka dan tidak sadarkan diri hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Saksi mata Sugiyono mengatakan korban mengalami banyak luka akibat serangan senjata tajam.

"Korban ditusuk, lukanya banyak. Saya takut waktu itu jadi tidak berani mendekat," ujarnya, Senin (14/9/2026).

Dia menyebut korban sempat didorong hingga terjatuh sebelum diserang oleh pelaku.

"Saat kejadian korban didorong sampai jatuh lalu ditusuk, tak ada perlawanan. Korban meninggal dunia di tempat," katanya.

Seusai kejadian, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk menjalani autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kapolsek Masaran AKP Priyatno mengatakan kejadian bermula saat korban selesai menjalankan salat subuh dan melakukan aktivitas jogging seperti biasa.

"Jadi selesai salat subuh korban seperti biasa lari pagi dan melintas depan rumah pelaku. Saat itulah terjadi kejadian tersebut," ujarnya.

Polisi juga masih mendalami motif di balik penyerangan tersebut. Dugaan sementara, aksi itu berkaitan dengan perselisihan antara korban dan pelaku sehari sebelumnya.

"Korban kemarin sempat cekcok dengan pelaku di sawah soal aliran air. Pelaku ini mungkin tersinggung sehingga saat bertemu paginya terjadi kejadian itu," ucapnya.

AKP Priyatno mengatakan korban mengalami beberapa luka tusukan di bagian tubuh.

"Luka ada sekitar empat sampai lima tusukan di leher, pinggang dan punggung," katanya.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mendalami keterangan terduga pelaku untuk mengungkap rangkaian kejadian secara lengkap.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Reskrim Polsek Masaran bersama Satreskrim Polres Sragen.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut