Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria Obesitas Berbobot 200 Kg di Banyuwangi Meninggal, Damkar Turun Tangan Bantu Pemakaman
Advertisement . Scroll to see content

Dramatis! Pemakaman Jenazah Pria Obesitas 300 Kg di Sragen Libatkan 35 Personel

Selasa, 04 Agustus 2026 - 21:05:00 WIB
Dramatis! Pemakaman Jenazah Pria Obesitas 300 Kg di Sragen Libatkan 35 Personel
Pemakaman pria obesitas di Kabupaten Sragen melibatkan puluhan personel gabungan, Selasa (4/8/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SRAGEN, iNews.id – Proses pemakaman jenazah Isnani (39), pria obesitas ekstrem berbobot hampir 300 kilogram asal Kampung Mageru, Kelurahan Sragen Tengah, Kabupaten Sragen, berlangsung dramatis, Selasa (4/8/2026).

Sebanyak 35 personel tim gabungan harus dikerahkan untuk membantu prosesi pemakaman dengan mengaplikasikan teknik keselamatan vertical rescue.

Jenazah Isnani dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mbah Balak, Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Sragen, sekitar pukul 17.23 WIB. Proses penurunan jenazah ke dalam liang lahat membutuhkan peralatan khusus demi mengutamakan keselamatan para petugas serta kelancaran prosesi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, Triyono Putro menjelaskan, tim gabungan yang diterjunkan terdiri atas personel BPBD, SAR Himalawu, Pemadam Kebakaran, PMI, Sukarelawan Sukapura Sragen, serta potensi relawan lainnya. 

"Persiapan teknis pemakaman memakan waktu sekitar dua jam. Petugas harus menyiapkan peralatan pendukung, merangkai sistem vertical rescue, hingga menyesuaikan ukuran liang lahat sebelum penurunan jenazah dilaksanakan," ujar Triyono Putro.

Proses penurunan jenazah Isnani ke liang lahat sendiri memakan waktu sekitar 20 menit. Seluruh petugas yang mengeksekusi metode vertical rescue dipastikan merupakan personel berkompeten dan tersertifikasi sehingga proses berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

BPBD mencatat, pemakaman dengan menerapkan metode evakuasi medan terjal/ketinggian (vertical rescue) ini merupakan kejadian yang pertama kali dilakukan di Kabupaten Sragen.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Isnani sempat dilarikan dan mendapat perawatan medis secara intensif di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut