Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Catat! Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang, Terganggu Erupsi Gunung Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 11 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 - 12:34:00 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 11 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan
Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dibatalkan akibat dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, Minggu (6/9/2026). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026). Tercatat terdapat 11 jadwal penerbangan dibatalkan dan satu mengalami keterlambatan akibat penyesuaian operasional.

General Manager Bandara Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, menyampaikan kondisi penerbangan tersebut berdasarkan pemantauan hingga pukul 10.00 WIB. Tercatat enam penerbangan keberangkatan dan lima penerbangan kedatangan dibatalkan.

Penerbangan yang dibatalkan antara lain ID 7369 tujuan Jakarta dengan 153 penumpang, SI 570 tujuan Karimunjawa dengan enam penumpang, serta GA 231 dan GA 235 tujuan Jakarta dengan masing-masing 159 dan 169 penumpang.

Selain itu, penerbangan QG 794 tujuan Banjarmasin dengan 149 penumpang dan QG 791 tujuan Jakarta dengan 180 penumpang juga dibatalkan.

Untuk penerbangan kedatangan, lima penerbangan yang dibatalkan yakni ID 6338 dari Jakarta dengan 64 penumpang, SI 571 dari Karimunjawa dengan enam penumpang, GA 232 dari Jakarta dengan 130 penumpang, QG 795 dari Banjarmasin dengan 109 penumpang, serta QG 790 dari Jakarta dengan 90 penumpang.

Selain pembatalan, satu penerbangan keberangkatan mengalami keterlambatan. Penerbangan IN 196 tujuan Pangkalan Bun yang semula dijadwalkan berangkat pukul 08.45 WIB mengalami perubahan estimasi waktu keberangkatan menjadi pukul 13.05 WIB dengan membawa 80 penumpang.

Sementara itu, penerbangan IN 195 dari Pangkalan Bun yang dijadwalkan tiba pukul 08.15 WIB mengalami keterlambatan dengan estimasi waktu kedatangan pukul 12.15 WIB. Pesawat tersebut membawa 69 penumpang.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan,” kata Sulistyo dikutip dari iNews Semarang, Minggu (6/9/2026).

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau. Pengelola bandara juga melakukan koordinasi dengan BMKG dan AirNav Indonesia untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas.

Menurut Sulistyo, koordinasi dilakukan secara berkala untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta dampaknya terhadap operasional dan keselamatan penerbangan.

“Sebagai pengelola bandara, kami aktif berkoordinasi dengan para stakeholder termasuk pihak maskapai dan ground handling terkait operasional penerbangan. Bandara juga telah bekerja sama dengan penyedia land transportation bandara yang menyediakan opsi transportasi darat sebagai langkah antisipasi,” ujar Sulistyo.

“Keselamatan penerbangan dan optimalisasi layanan merupakan prioritas utama kami. Bandara Semarang akan terus memantau situasi dan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan operasional penerbangan berjalan dengan aman dan sesuai dengan kondisi terkini,” katanya lagi.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut