Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Bongkar Penyelundupan 1.727 Kendaraan ke Timor Leste Senilai Rp50 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Cacing di Klaten, Pakar UGM: Bisa akibat Penyemprotan Disinfektan

Senin, 20 April 2020 - 18:50:00 WIB
Fenomena Cacing di Klaten, Pakar UGM: Bisa akibat Penyemprotan Disinfektan
Kemunculan ribuan cacing tanah di Desa Socokangsi Kecamatan Jatinom, Klaten, Jateng
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Fenomena kemunculan ribuan cacing keluar dari dalam tanah di Desa Socokangsi, Kecamatan Jatinom, Klaten diduga akibat penyemprotan disinfektan untuk pencegahan virus corona. Meski demikian, dugaan tersebut perlu diteliti lebih lanjut.

Guru Besar Ilmu Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof Dra Wega Trisunaryanti mengatakan, perlu riset lebih lanjut apakah fenomena cacing keluar dari tanah diakibatkan penyemprotan disinfektan.

“Fenomena tersebut harus diteliti secara intensif, untuk mengetahui apakah karena dampak disinfektan atau bukan," ujar Wega, Senin (20/4/2020).

Dia menambahkan penyemprotan disinfektan memang secara berlebihan bisa mematikan bakteri baik yang ada. Disinfektan dengan kandungan alkohol 70 persen, bisa menyebabkan bakteri mati. Tetapi tidak hanya bakteri jahat yang mati, tapi bakteri baik yang bermanfaat juga ikutan mati.

Misalnya bakteri pembusuk sampah yang berfungsi untuk menguraikan sampah yang ada. Jika bakteri tersebut mati, maka dikhawatirkan sampah-sampah yang ada sulit untuk terurai.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut