Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga Depresi, Ibu Muda di Sampit Nekat Panjat Tower Hingga Nyaris Terjun
Advertisement . Scroll to see content

Heboh! Pria di Cilacap Panjat Tower 75 Meter, Diduga Kesal Keinginan Tak Dituruti Keluarga

Jumat, 11 September 2026 - 10:12:00 WIB
Heboh! Pria di Cilacap Panjat Tower 75 Meter, Diduga Kesal Keinginan Tak Dituruti Keluarga
Pria di Cilacap Ahmad Nuryasin Dievakuasi Setelah Nekat Panjat Tower Seluler Setinggi 75 Meter. (Foto: iNews TV/HERI SUSANTO)
Advertisement . Scroll to see content

CILACAP, iNews.id - Aksi seorang pria nekat memanjat tower seluler setinggi 75 meter menghebohkan warga Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pria bernama Ahmad Nuryasin (30) itu bertahan di atas menara selama sekitar 2 jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi tim SAR gabungan.

Aksi panjat tower Nuryasin membuat warga panik. Mereka berupaya membujuknya agar segera turun namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Tim SAR kemudian melakukan berbagai cara agar Nuryasin mau turun. Petugas bahkan meminta bantuan keluarganya ikut membujuknya dari bawah menara.

Selanjutnya ibu dan kakaknya didatangkan ke lokasi. Dengan menggunakan pengeras suara, keduanya berusaha berbicara dan meminta Nuryasin segera turun.

Setelah hampir satu jam proses pendekatan, dia pun akhirnya luluh dan perlahan mulai turun dari tower dengan pendampingan petugas.

Koordinator Tim Basarnas, Supriadi mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan pendekatan kepada korban melalui pihak keluarga.

"Evakuasi sekitar 30 menit. Kami mediasi dengan menghadirkan ibu dan kakaknya untuk membujuk sehingga dia mau turun," ujarnya, Kamis (10/9/2026).

Setelah berhasil turun dari ketinggian 75 meter, Nuryasin kemudian dievakuasi ke rumah warga untuk memastikan kondisinya sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Desa Panikel Sumaryo mengatakan, Nuryasin tiba-tiba memanjat pagar dan langsung naik ke atas tower. Warga yang melihat kejadian tersebut sempat mencoba menghentikannya.

"Dia tiba-tiba manjat pager terus naik ke atas. Warga sudah suruh turun tapi terus naik ke atas," ujarnya.

Menurut Sumaryo, aksi Ahmad diduga bukan karena ingin mengakhiri hidup, melainkan karena ada permasalahan yang membuatnya kecewa.

"Kalau indikasi bunuh diri sepertinya tidak, mungkin ada kekesalan namun tidak ada yang bisa mendengar keluh kesahnya," ucapnya.

Berdasarkan keterangan warga, Nuryasin diketahui memiliki keterbelakangan mental. Setelah kejadian tersebut, dia kembali bersama keluarganya dalam kondisi selamat.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut