Kecelakaan Maut 2 Motor Tabrakan di Kendal, 3 Pelajar Tewas
KENDAL, iNews.id - Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor di Jalan Mataram, jalur tembus Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jumat (21/8/2026). Tiga pelajar tewas dalam insiden mengerikan tersebut.
Korban terakhir yang sebelumnya masih menjalani perawatan di RSUD dr H Soewondo Kendal akhirnya meninggal dunia pada malam hari. Korban diketahui berinisial RW (14), warga Desa Truko, Kecamatan Kangkung. RW merupakan pelajar SMK 01 NU Kendal yang saat kejadian mengendarai Honda Beat berpelat nomor H 2804 AGD.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M Heru Ardiantoro mengatakan, kecelakaan tersebut sebelumnya telah menyebabkan dua korban tewas.
"Yang meninggal satu di lokasi, satu saat dibawa ke rumah sakit, dan satu lagi setelah menjalani perawatan di RSUD Soewondo," ujar Ipda Heru dikutip dari iNews Pantura, Sabtu (22/8/2026).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa bermula saat Honda Scoopy bernomor polisi H 3546 OU melaju dari arah timur menuju lokasi kejadian.
Saat berada di jalan tersebut, pengendara Scoopy diduga berusaha mendahului kendaraan yang melaju di depannya.
Namun, saat melakukan manuver, sepeda motor tersebut bergerak terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, Honda Beat yang dikendarai RW melaju dari arah berlawanan. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindarkan.
Benturan keras mengakibatkan para pengendara mengalami luka-luka. Warga bersama petugas kemudian mengevakuasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga pelajar dinyatakan tewas. Dua korban meninggal lebih dulu setelah kejadian, yakni MAP (15), warga Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, dan MFF (14), warga Desa Lumansari, Kecamatan Gemuh.
Sementara korban ketiga yakni RW (14) meninggal setelah menjalani perawatan di RSUD dr H Soewondo Kendal. Ketiga korban diketahui masih berstatus sebagai pelajar.
Editor: Donald Karouw