Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Usut Penyebab Robohnya Tribun VIP Kejurnas Drift di Banyumas, 13 Orang Diperiksa
Advertisement . Scroll to see content

Kejurnas Drift Purwokerto Dihentikan usai Insiden Tribun Penonton Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:18:00 WIB
Kejurnas Drift Purwokerto Dihentikan usai Insiden Tribun Penonton Roboh
Panitia Kejurnas Drift Purwokerto memutuskan menghentikan pertandingan usai insiden tribun VIP di GOR Satria ambruk yang melukai puluhan penonton. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

PURWOKERTO, iNews.idKejurnasDrift dihentikan setelah tribun VIP di kawasan GOR Satria Purwokerto ambruk dan mengakibatkan puluhan penonton terluka. Panitia Speed Fest #2 memastikan seluruh biaya perawatan korban, termasuk operasi dan rawat inap, ditanggung penuh oleh penyelenggara.

Penghentian berlaku untuk seluruh rangkaian Kejuaraan Nasional Drift Seri III Tahun 2026. Panitia menyatakan fokus utama saat ini menangani korban dan memberikan pendampingan kepada keluarga yang terdampak.

Ketua Panitia Speed Fest #2 Yoshua Ernest Yonathan mengatakan, insiden tersebut merupakan musibah yang tidak pernah diperkirakan terjadi dalam penyelenggaraan ajang balap nasional itu.

“Peristiwa ini merupakan sesuatu yang tidak pernah kami harapkan. Kami bertanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang tepat,” kata Yoshua dikutip dari iNews Purwokerto, Selasa (28/7/2026).

Sejak insiden terjadi, panitia langsung berkoordinasi dengan rumah sakit, aparat berwenang, dan pihak terkait lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh korban mendapat layanan medis secepatnya.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam proses penanganan medis dan pendampingan para korban beserta keluarga,” ujarnya.

Perwakilan panitia, Rengga Mahendra, memastikan tidak ada biaya pengobatan yang dibebankan kepada korban maupun keluarganya. Panitia akan menanggung seluruh kebutuhan medis sejak penanganan pertama hingga korban diperbolehkan pulang.

“Semua kebutuhan korban di rumah sakit menjadi tanggung jawab panitia. Operasi, obat-obatan, rawat inap, penanganan pertama, semuanya kami tanggung dan tidak ada yang dibebankan kepada korban,” kata Rengga.

Panitia juga telah berkomunikasi dengan seluruh rumah sakit yang menangani korban. Koordinasi dilakukan agar proses administrasi dan pembayaran biaya medis tidak menghambat penanganan pasien.

Rengga menjelaskan penghentian kejuaraan dilakukan berdasarkan ketentuan force majeure yang tercantum dalam regulasi Kejurnas Drift.

“Kelanjutan pertandingan kami setop. Sudah pasti kami hentikan karena force majeure dan itu ada di buku peraturan,” ucapnya.

Panitia memastikan sisa pertandingan tidak akan dipindahkan ke lokasi atau arena lain. Penentuan hasil Kejurnas Drift Seri III akan mengacu pada hasil babak kualifikasi yang telah diselesaikan sebelum tribun VIP ambruk.

“Pertandingan tidak dipindahkan ke venue lain. Penilaian kami ambil dari hasil kualifikasi,” ujarnya.

Panitia belum menyampaikan kapan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan akan selesai. Namun, penanganan korban dan koordinasi dengan pihak berwenang menjadi prioritas setelah seluruh rangkaian pertandingan dihentikan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut