Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Bupati Klaten Tiba di KPK, Tong Penyimpan Uang Rp1,9 Miliar Disita
Advertisement . Scroll to see content

Kena OTT, Kepala BPK Jateng Diperiksa KPK Diduga terkait Suap Audit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:35:00 WIB
Kena OTT, Kepala BPK Jateng Diperiksa KPK Diduga terkait Suap Audit
KPK hari ini memeriksa 10 orang termasuk Kepala BPK Jateng yang turut terjaring OTT di Klaten. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H Rahmatullah, turut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK di Kabupaten Klaten. Luthfi ditangkap dalam operasi senyap bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan delapan orang lainnya.

“Ahmad Luthfi termasuk dalam sembilan orang yang dibawa dari Klaten ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026) malam,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (16/10/2026).

Dengan demikian, total ada 10 orang yang menjalani pemeriksaan KPK. Jumlah tersebut terdiri atas sembilan orang yang dibawa dari Klaten dan satu orang yang diamankan di wilayah Jakarta.

Budi mengungkapkan, perkara tersebut juga berkaitan dengan dugaan pemberian uang oleh bupati kepada oknum BPK dalam kaitannya dengan pemeriksaan atau audit BPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

“Selain itu juga kegiatan penyelidikan ini diduga terkait adanya dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum di BPK dalam kaitannya pemeriksaan atau audit BPK di Pemerintah Kabupaten Klaten,” ujarnya.

KPK menduga perkara ini mencakup lima klaster. Dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, serta penerimaan lainnya dari dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam OTT tersebut, KPK turut menyita uang tunai sekitar Rp1,9 miliar. Penyidik juga menyita sebuah ember atau tong yang diduga digunakan untuk menampung atau menyimpan uang yang diterima bupati.

KPK akan mengumumkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam konferensi pers yang dijadwalkan pada Jumat (16/10/2026) sore.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut