Massa PWI LS Geruduk Pengajian dan Selawatan di Grobogan Berujung Ricuh
GROBOGAN, iNews.id - Pengajian dan selawatan yang menghadirkan pendakwah Anwar Zahid bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf di Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, diwarnai bentrokan pada Selasa (21/7/2026). Kericuhan terjadi setelah massa diduga dari Ormas Perjuangan Wali Songo Laskar Sabilillah (PWI LS) mendatangi lokasi dan berupaya membubarkan kegiatan tersebut.
Berdasarkan rekaman video amatir warga, seorang anggota PWI LS sempat ditangkap warga dan petugas keamanan pengajian. Di lokasi lain, bentrokan antara massa, warga, dan petugas pengamanan tidak dapat dihindari.
Kericuhan tersebut menyebabkan dua orang luka sobek akibat benturan benda keras. Salah seorang korban terlihat terluka di bagian kepala dan wajah setelah diduga terkena lemparan batu. Keduanya kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam aksi itu, ratusan anggota PWI LS dilaporkan datang ke lokasi. Sejumlah anggota bahkan sempat mendekati area panggung dan meminta agar pengajian yang menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dibubarkan.
Ketua PWI LS Grobogan, Ghufron Zainuri menegaskan bahwa organisasinya menolak kehadiran para habaib dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penolakan dilakukan karena pihaknya menilai ajaran yang dibawa telah menyimpang dari syariat Islam.
"Kita ke depan solid untuk mengadang siapa pun yang menghadirkan habaib di Purwodadi. Kita akan menolak keras," kata Ghufron.
Ghufron, yang akrab disapa Gus Jibril, juga menyatakan telah empat kali menyampaikan keberatan kepada penyelenggara agar tidak melibatkan habaib dalam pengajian. Namun, permintaan tersebut tidak direspons sehingga massa tetap mendatangi lokasi kegiatan.
Sementara itu, panitia pengajian, Yanto membantah adanya niat untuk memicu konflik. Dia menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni bertujuan menyelenggarakan pengajian yang terbuka bagi seluruh umat Islam.
Yanto juga mengungkapkan panitia sempat menerima tekanan dari PWI LS. Meski demikian, panitia tetap melanjutkan kegiatan dan telah meminta izin serta pengamanan dari polisi agar pengajian berlangsung aman hingga selesai.
"Tetap lanjut karena sudah keinginan tuan rumah buat menghadirkan habib. Alhamdulillah acara lancar sampai selesai," ucap Yanto.
Setelah situasi kembali kondusif, ratusan anggota PWI LS meninggalkan lokasi dan kembali ke markas mereka. Terkait bentrokan tersebut, polisi menyatakan tidak menahan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Editor: Kurnia Illahi