Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bulog Usul Perpanjang Bantuan Pangan Beras 20 Kg pada Juni-Juli 2026
Advertisement . Scroll to see content

Minyak Bantuan Pangan di Klaten Berbau Solar dan Keruh, Warga Serbu Kantor Desa

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:44:00 WIB
Minyak Bantuan Pangan di Klaten Berbau Solar dan Keruh, Warga Serbu Kantor Desa
Warga Klaten mengembalikan minyak goreng bantuan pangan karena berbau solar. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

KLATEN, iNews.id – Ratusan warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Jonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berbondong-bondong mendatangi kantor desa setempat, Kamis (25/6/2026). 

Kedatangan mereka bertujuan untuk mengembalikan sekaligus menukarkan minyak goreng dari program bantuan pangan pemerintah yang dinilai tidak layak konsumsi karena berbau menyengat dan berwarna keruh.

Ratusan warga yang didominasi oleh ibu rumah tangga ini membawa jeriken atau botol minyak goreng ukuran 2 literan yang mereka terima dalam program bantuan pangan pada 10 Juni 2026 lalu. 

Keluhan seragam dilontarkan oleh warga terkait kualitas minyak goreng gratis tersebut. Berbeda dari minyak kemasan pada umumnya, minyak bantuan ini memiliki warna yang tidak jernih, agak kehitaman, dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Sekretaris Desa Wonoboyo, Cahyoko, membenarkan adanya aksi pengembalian massal tersebut. Berdasarkan laporan dari warga yang datang sejak Selasa siang, bau minyak goreng tersebut sangat mengganggu dan tidak wajar untuk bahan masakan. 

"Penukaran ini terpaksa dilakukan karena ada laporan dari warga bahwa minyaknya berbau seperti solar, bahkan ada beberapa yang baunya mirip minyak tanah. Selain itu warnanya memang keruh tidak jernih," ujar Cahyoko. 

Sejumlah warga mengaku sempat mencoba menggunakan minyak tersebut untuk menggoreng. Namun baru sekali pakai, minyak langsung berubah hitam pekat dan mengeluarkan bau sangit yang tajam sehingga terpaksa langsung dibuang. Beruntung, hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak gangguan kesehatan atau keracunan akibat penggunaan minyak tersebut. 

Di Desa Wonoboyo sendiri, terdapat 626 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 11 RW dan 27 RT. Berdasarkan aturan bantuan pangan, setiap Kepala Keluarga (KK) seharusnya mendapatkan jatah 4 liter minyak goreng yang dibagi ke dalam dua kemasan dua literan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut