Pandemi Covid, Operator Karaoke di Bandungan Ini Rintis Usaha Lampu Hias Berbahan Pipa Paralon
SEMARANG, iNews.id - Pandemi Covid-19, membuat tempat karaoke di wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang sepi pengunjung. Bahkan sampai saat ini, industri usaha hiburan tersebut masih terpuruk.
Kondisi ini membuat pendapatan para pekerja di tempat karaoke turun drastis. Bahkan ada pekerja yang dirumahkan sehingga tidak memiliki pendapatan. Mereka pun harus putar otak untuk mencari pendapatan guna memenuhi kebutuhan keluarga.
Seperti yang dialami Sigit Puji Restiyono (36) warga Dusun Jetak RT 5 RW 2, Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Guna mencari penghasilan tambahan, lelaki yang bekerja di salah satu tempat karaoke di Bandungan ini mulai merintis usaha lampu hias berbahan pipa paralon.
"Sebelum pandemi, saya digaji Rp1,5 juta per bulan. Sejak pandemi gaji berkurang karena pendapatan tempat bekerja juga menurun lantaran pengunjung dibatasi termasuk jam operasional. Untuk mendapatkan tambahan, saya rintis usaha ini," katanya, Jumat (13/11/2020).
Menurutnya, dalam bisnis lampu hias dengan bahan pipa paralon dia terbilang masih pemula. Sekali produksi perhari hanya mampu menghasilkan satu buah kap lampu siap pakai.