Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Panjang, Stasiun Bandung Dipadati Penumpang Kereta Api
Advertisement . Scroll to see content

Pejalan Kaki Tertabrak KA Maharani di Gubug, Mendadak Masinis Lakukan Ini

Kamis, 11 Februari 2021 - 16:25:00 WIB
Pejalan Kaki Tertabrak KA Maharani di Gubug, Mendadak Masinis Lakukan Ini
ilustrasi tertabrak kereta api.
Advertisement . Scroll to see content

GROBOGAN, iNews.id - Seorang pejalan kaki tertabrak Kereta Api (KA) Maharani Maharani Nomor 267 Surabaya - Jakarta yang melaju dari Surabaya tujuan Semarang Poncol saat melintasi Km 33+7 petak jalan Karangjati - Gubug, Grobogan, Kamis (11/2/2021). Setelah  korban berjenis kelamin laki-laki itu tertabrak, masinis Supriyadi langsung menghentikan laju KA secara darurat di Stasiun Gubug.

Masinis melaporkan kejadian tersebut sekaligus mengecek rangkaian. Korban bernama Kusnawi (32) warga Mlilir, Gubug, Grobogan diduga sengaja bunuh diri dengan cara berada di tengah rel saat kereta api hendak melintas. Disinyalir, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis lantaran depresi akibat permasalahan keluarga.

Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, peristiwa itu bermula ketika KA Maharani 267 hendak melintas di Km 33+7/8. Tiba-tiba korban berlari ke tengah rel KA dan langsung terlentang. Kerabat yang mengetahui hal itu, berusaha menyelematkan korban. 

"Kerabat korban berusaha menarik korban dari rel. Namun kereta api semakin dekat dan korban tidak bisa diselamatkan," kata Krisbiyantoro.

Setelah kejadian, Polsuska Sugiono dan security Stasiun Gubug mendatangi lokasi kejadian guna mengamankan perjalanan KA. Sedangkan korban ditangani petugas Polsek Gubug. 

"Akibat kejadian ini KA Maharani mengalami kelambatan 5 menit. Kami PT KAI mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di sepanjang jalur KA. Sebab dapat membahayakan keselamatan perjalanan KA maupun keselamatan masyarakat itu sendiri," katanya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut