Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Korban Helikopter Mi-17 Jatuh Bertambah jadi 3 Prajurit, Ini Identitasnya
Advertisement . Scroll to see content

Penyebab Helikopter Mi-17 Jatuh di Seruyan, KSAD: Tunggu Evakuasi Black Box

Kamis, 05 November 2026 - 17:29:00 WIB
Penyebab Helikopter Mi-17 Jatuh di Seruyan, KSAD: Tunggu Evakuasi Black Box
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengatakan, penyebab Helikopter Mi-17 jatuh saat water bombing kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) masih diselidiki. 

Dia menegaskan, masih menunggu proses pencarian serta evakuasi kotak hitam (black box) untuk untuk mengungkap penyebab jatuhnya helikopter yang diawaki 8 prajurit. 

"Kami masih menunggu evakuasi black box dari lokasi kejadian. Perangkat ini sangat penting untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, sekaligus menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi operasi dan latihan Penerbad ke depan," ujar Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di sela-sela pemakaman militer Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Kamis (5/11/2026).

KSAD juga berharap proses evakuasi terhadap jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo yang diduga masih terjebak di dalam bangkai helikopter dapat segera dituntaskan oleh tim SAR gabungan.

Operasi Karhutla Tetap Berjalan

KSAD juga memastikan bahwa operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah tetap terus berjalan. 

KSAD menegaskan, TNI AD hingga saat ini telah mengerahkan sedikitnya 18.989 prajurit untuk membantu penanganan bencana karhutla di daratan Kalimantan. 

Jumlah personel berskala besar tersebut mencerminkan komitmen dan keseriusan pemerintah dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan secara masif.

Suasana haru juga menyelimuti pihak keluarga korban. Orang tua almarhum Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, Muharto, mengenang putranya sebagai sosok yang sangat berbakti. Sebelum terbang melakoni misi penanganan karhutla, almarhum sempat berkomunikasi dan berpamitan kepada sang ayah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut