Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kendal Gempar! Ayah Ditemukan Gantung Diri, Anak Perempuan Tewas Telentang di Kamar
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Dalami Motif Ayah Aniaya Anak Tiri hingga Tewas di Kendal lalu Bunuh Diri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:00:00 WIB
Polisi Dalami Motif Ayah Aniaya Anak Tiri hingga Tewas di Kendal lalu Bunuh Diri
Polisi menevakuasi jasad bocah SD yang tewas dianiaya ayah tiri di Kabupaten Kendal. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

KENDAL, iNews.id – Penyidikan kasus penemuan dua mayat di Perumahan Rahayu Mutiara Indah, Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mulai menemui titik terang. Polisi menemukan indikasi bekas penganiayaan dan tanda kekerasan pada tubuh korban AK (7), bocah yang ditemukan tewas telentang di dalam kamar rumahnya, Sabtu (29/8/2026) sore. 

AK ditemukan tewas bersama ayah tirinya, Enang Nurudin Pratama, yang berada dalam posisi tergantung di depan pintu kamar. 

Kapolsek Kendal Kota, Iptu Sanhaji, membenarkan adanya temuan indikasi tindak kekerasan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan luar tim medis dan kepolisian di lokasi kejadian. 

"Benar ada laporan penemuan dua warga perumahan yang meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan luar, polisi menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban AK. Sementara untuk Enang, dipastikan meninggal dunia akibat gantung diri," ujar Iptu Sanhaji, Sabtu (29/8/2026). 

Guna kepentingan visum dan autopsi lebih mendalam, kedua jenazah dievakuasi ke Instalasi Kamar Jenazah RSUD dr H Soewondo Kendal.

Kronologi Penemuan dan Pendalaman Polisi

Penemuan jenazah ini berawal dari kekhawatiran nenek AK lantaran sang cucu tak kunjung datang ke rumahnya seperti biasa. Nenek korban lantas meminta bantuan tetangganya, Solikhun, untuk mendobrak pintu rumah Enang yang terkunci rapat dari dalam. 

"Neneknya menangis minta tolong cek cucunya karena biasanya dititipkan di rumah neneknya. Saya diminta membukakan pintu karena terkunci dari dalam," kata Solikhun. 

Saat pintu terbuka, saksi mendapati Enang sudah tak bernyawa tergantung. Petugas kepolisian yang datang ke TKP kemudian menyisir area rumah dan menemukan AK turut tewas di tempat tidur.

Diketahui, korban AK merupakan anak dari Durrotus Saniyah yang saat ini sedang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Selama ini, AK tinggal serumah bersama ayah tirinya. 

Polisi saat ini terus memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara pasti kronologi dugaan penganiayaan berujung maut tersebut. Pihak kepolisian juga berupaya meminta keterangan dari ibu korban yang masih berada di luar negeri.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tekanan mental, depresi, atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional medis terdekat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut