Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswa Undip Gelar Demo di Depan DPRD Jateng, Suarakan Sejumlah Tuntutan
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Periksa Mahasiswa Diduga Pengubur Jasad Bayi di Sukoharjo

Kamis, 02 Maret 2023 - 20:06:00 WIB
Polisi Periksa Mahasiswa Diduga Pengubur Jasad Bayi di Sukoharjo
Lokasi penemuan jasad bayi dikubur di pekarangan warga di Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (28/2/2023). Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

SUKOHARJO, iNews.id – Kasus penemuan mayat bayi dikubur di pekarangan rumah warga di Kabupaten Sukoharjo menemui titik terang. Polisi mengamankan MA (20) seorang mahasiswa yang diduga pengubur jasad bayi tersebut. 

MA merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Solo. Dia diduga sebagai pengubur bayi di Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (28/2/2023) lalu. MA diduga merupakan ayah biologis dari bayi yang dikuburkan. 

“Kasus terungkap saat anggota kami menerima informasi bahwa ada perempuan muda yang belum menikah, melahirkan di salah satu rumah sakit di Solo,” kata Kapolsek Grogol AKP Marlin Supu Payu, Kamis (2/3/2023). 

Informasi dari salah satu kerabat MA yang menilai perbuatan keponakannya tidak benar. Kemudian informasi didalami dan mengarah pada MA. Yang bersangkutan dijemput polisi untuk dimintai keterangan. Saat ini MA masih menjalani pemeriksaan oleh polisi.  

Dari keterangan awal, bayi yang dikubur diduga merupakan anak dari MA dan kekasihnya SA (20) seorang mahasiswi di Solo. SA berasal dari Jawa Timur dan kos di Kedunglumbu, Pasarkliwon, Solo.

Dari keterangan MA, bayi berjenis kelamin laki-laki berusia 7,5 bulan ini dipaksa lahir sebelum waktunya dengan obat pemacu kelahiran. SA kemudian mengalami pendarahan, sedangkan bayi tidak segera keluar. 

Karena kondisinya semakin mengkhawatirkan, MA membawa SA ke rumah sakit dan bayi lahir dengan bantuan medis. Bayi lahir dalam keadaan hidup, tetapi meninggal dunia tak berapa lama kemudian. 

Karena panik, MA membawa jasad bayi dan dikuburkan di pekarangan warga di Desa Sanggrahan. Kuburan jasad bayi ditemukan warga, lalu dibongkar dan dilaporkan ke polisi.

Tim penyidik masih memeriksa MA, sedangkan SA akan diperiksa di rumah karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan. Pelaku pembuangan bayi dipastikan akan diproses hukum.

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut