Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Polri, Brigjen Aries Syahbudin Jadi Kakorlantas Gantikan Irjen Wibowo
Advertisement . Scroll to see content

Sosok AKBP Condro Sasongko, Polisi Humoris yang Ditunjuk Jabat Kapolresta Solo

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:47:00 WIB
Sosok AKBP Condro Sasongko, Polisi Humoris yang Ditunjuk Jabat Kapolresta Solo
Sosok AKBP Condro Sasongko, eks Kapolres Serang yang kini menjabat Kapolresta Solo viral di media sosial dengan aksi jenaka. (Foto: Dok. iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SOLO, iNews.id - Sosok AKBP Condro Sasongko, perwira polisi viral di media sosial dengan serangkaian video aksi jenaka dan humorisnya. Mantan Kapolres Serang, Banten, itu kini didapuk menjabat Kapolresta Solo menggantikan Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP./2026 tanggal 10 Oktober 2026. 

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto menegaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dia juga menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri, sebagai bagian dari pembinaan karier personel, penyegaran organisasi, serta implementasi tour of duty dan tour of area.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, semoga dapat segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab dengan sebaik-baiknya demi kepentingan organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya dikutip dari laman Polres Klaten, Senin (12/10/2026). 

Sosok AKBP Condro Sasongko

AKBP Condro Sasongko lahir di Trenggalek, Jawa Timur tahun 1979. Dia dikenal punya selera humor tinggi dan cepat berbaur dengan masyarakat.

Aksi jenakanya kerap terjadi saat jebolan Akpol 2005 ini menyambangi masyarakat untuk berdiskusi, bersilahturahmi dan menyerap keluh kesah mereka. Momen itu pun kerap ditayangkan di akun media sosialnya, baik Facebook maupun TikTok Polres Serang.

Kendati demikian, kelucuannya tak membuat kegaharan terhadap perkara hukum luntur. Mantan atlet bela diri judo ini ini berhasil mengungkap beberapa kasus mentereng di Provinsi Banten.

Awal karier Condro bermula di Polda Metro Jaya selepas lulus Akpol tahun 2005. Kemudian berlanjut di Polda Jawa Barat dengan menjabat sebagai Kasatreskrim Polresta Bogor dari tahun 2014 hingga 2016. 

Pada tahun 2021, dia dipindahkan ke Polda Banten dan kariernya semakin menanjak. Di sini, dia menjabat sebagai Kasubdit Indagsi dan Tipidter di Direktorat Reserse Kriminal Khusus.

Di jabatan itu, beberapa kasus mentereng berhasil diungkap Condro hingga menjadi perhatian publik dan atensi Kapolri serta Kapolda Banten.

Salah satu prestasi besar Condro yakni keberhasilan membongkar industri shampo dan minyak rambut palsu yang beroperasi di Kabupaten Tangerang Desember 2021.

Selain itu, dia juga berhasil mengungkap kecurangan penjualan BBM di SPBU Gorda, Kabupaten Serang yang telah berlangsung sejak tahun 2016. Kasus ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp7 miliar.

Pada tahun 2023, Condro bersama timnya juga berhasil mengungkap penyelewengan distribusi beras Bulog bersubsidi untuk operasi pasar. Sebanyak 550 ton beras disita sebagai barang bukti dan 12 orang ditetapkan sebagai tersangka. 

Prestasi lainnya yakni keberhasilan Condro dalam mengungkap berbagai aktivitas penambangan ilegal di wilayah tugasnya. Dia mengklaim penanganan kasus penambangan ilegal yang diungkapnya tertinggi di Indonesia, dengan total 31 kasus meliputi penambangan emas, batu bara dan pasir silika.

Condro juga berhasil menggulung sindikat penyalahgunaan gas elpiji berskala besar di Kota Tangerang. Omzet dari bisnis ilegal ini mencapai lebih dari Rp1 miliar per hari. 

Meski berbagai prestasi selama bertugas telah banyak diraihnya, kepribadian Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko yang kocak itu tetap berhasil menjadi sosok disegani. Tidak hanya di kalangan aparat, tetapi juga di hati masyarakat.

Dalam kesempatan wawancara, AKBP Condro mengatakan aksi jenakanya merupakan bawaan lahir. 

"Saya tidak menyangka bakal ramai, berawal dari kegiatan yang kita ekspose. Jadi itu (jenaka) bawaan orok, bawaan saya lahir sudah seperti itu jadi tidak bisa diubah," ujar Condro.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut