Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : SAR Evakuasi Pendaki asal Kediri Tersesat di Gunung Semeru usai 7 Jam Pencarian
Advertisement . Scroll to see content

Viral Balita Menangis Sendirian Ditinggal Orang Tua ke Puncak Gunung Prau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:53:00 WIB
Viral Balita Menangis Sendirian Ditinggal Orang Tua ke Puncak Gunung Prau
Tangkapan layar bocah laki-laki menangis sendirian dalam tenda usai ditinggal kedua orang tuanya ke puncak Gunung Prau, Wonosobo. Bocah itu diselamatkan pendaki lain. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

WONOSOBO, iNews.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan video rekaman aksi rombongan pendaki yang menyelamatkan seorang anak kecil di area perkemahan (camping ground) Gunung Prau, Wonosobo, Jawa Tengah. 

Bocah tersebut ditemukan tengah menangis histeris ketakutan sendirian di dalam tenda setelah diduga ditinggalkan orang tuanya yang pergi menanjak (summit) ke puncak. 

Insiden tersebut terungkap saat rombongan pendaki lain tengah melintas di sekitar area perkemahan. Mereka mendadak mendengar suara jeritan dan tangisan anak kecil dari arah sebuah tenda yang tertutup rapat tanpa ada orang dewasa di sekitarnya. 

Merasa curiga dan khawatir, para pendaki langsung mendekati tenda, menenangkan sang anak yang berada dalam kondisi sangat ketakutan serta kedinginan, dan menunggunya di lokasi. Setelah lebih dari satu jam berlalu, orang tua dari balita tersebut baru kembali dari area puncak gunung. 

Kejadian yang membahayakan keselamatan balita tersebut memicu simpati sekaligus kecaman luas dari netizen dan komunitas pendaki gunung. “Ya, Allah orgtua nya itu gimana…gak khawatir atau gimana ya,” tulis pemilik akun @riyantinova94. 

Netizen lain pun mengungkapkan hal serupa. “Yg ditakutkan pas cari" ortunya jatuh kepeleset gimana....namanya ank kcil gtau medan gunung????????mending titipn nenek kakeknya drpd bela"in nnggalin ank summit ke puncak,@ tulis linam_mom.

Peristiwa ini menjadi pelajaran dan pengingat keras bagi para orang tua yang membawa anak-anak saat melakukan aktivitas alam terbuka (outdoor). Meninggalkan anak tanpa pengawasan di area pegunungan sangat membahayakan keselamatan, baik karena ancaman hipotermia, serangan cuaca ekstrem, maupun potensi hewan liar. 

Para pengelola jalur pendakian mengimbau seluruh pendaki untuk selalu mengutamakan keselamatan anggota keluarga dan tidak memaksakan diri mencapai puncak jika membawa anak kecil.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut