Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Banjir, Pemprov Jatim Harus Perbaiki Tanggul Rusak di Wilayah Jombang 

Kamis, 11 Maret 2021 - 21:40:00 WIB
Cegah Banjir, Pemprov Jatim Harus Perbaiki Tanggul Rusak di Wilayah Jombang 
Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim, Masduki, saat reses I 2021 di Kantor PCNU Kota Mojokerto. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Jatim meminta pemerintah provinsi turun tangan memperbaiki sejumlah tanggul penyebab banjir di wilayah Jombang. Sebab, beberapa titik tanggul di wilayah Jombang mulai rapuh hingga rawan jebol dan menimbulkan bencana. 

"Banjir di Bandarkedungmulyo beberapa waktu lalu benar-benar menimbulkan trauma masyarakat. Mereka khawatir banjir serupa kembali terjadi. Karena itu, persoalan ini harus segera diberikan solusi," kata Anggota FPKB DPRD Jatim Masduki seusai reses I 2021 DPRD Jatim di wilayah Mojokerto-Jombang. 

Masduki berharap pemerintah provinsi berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas maupun Bengawan Solo untuk mengecek semua kondisi tanggul. Selanjutnya, melakukan evaluasi dan revitalisasi. Tujuannya, tanggul tetap aman sekalipun hujan deras. 

"Sebagian besar tanggul sungai itu peninggalan kolonial. Maka harus disisir, mana tanggul yang perlu diperbaiki. Banjir di Jombang beberapa waktu lalu harus jadi pelajaran. Jangan sampai ada bencana dulu baru diperbaiki," kata Anggota Komisi D DPRD Jatim ini. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, banjir pada Februari lalu melanda empat desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Keempat desa yang terendam banjir, yakni Desa Bandar Kedungmulyo, Desa Gondangmanis, Pucangsimo dan Banjarsari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut