Dikejar Pria Bercelurit, Pekerja Warung Seblak di Bojonegoro Luka di Kepala
BOJONEGORO, iNews.id - Seorang pekerja warung seblak di Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Korban berinisial U (26), warga Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
Dia mengalami luka pada bagian kepala setelah diduga dibacok seseorang yang membawa celurit.
Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (27/9/2026) malam pukul 19.15 WIB. Saat kejadian, korban sedang bekerja di sebuah warung seblak di kawasan Gang Depo, Kota Bojonegoro.
Kejadian bermula ketika korban tiba-tiba didatangi seseorang yang membawa celurit. Melihat orang tersebut, korban berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri melalui jendela warung.
Namun, pelaku diduga terus mengejar korban hingga ke Jalan Untung Suropati, tepatnya di sekitar depan salah satu restoran di sebelah barat kawasan Adipura.
Di lokasi tersebut, korban diduga kembali dikejar hingga akhirnya mengalami pembacokan pada bagian kepala.
Setelah kejadian, pelaku kemudian melarikan diri meninggalkan korban.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan pertolongan. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasi Humas Polres Bojonegoro Ipda Abul Wafa membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut.
Polisi juga telah mengamankan seorang pria berinisial A yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
A kini diamankan di Polres Bojonegoro untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami keterkaitannya dengan peristiwa yang menimpa korban.
Polisi juga masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui secara lebih jelas kronologi kejadian dan motif pembacokan.
“Sementara masih dilakukan penyelidikan,” ujar Ipda Wafa dikutip dari iNews Bojonegoro, Senin (28/9/2026).
Selain motif, penyidik masih mendalami hubungan antara korban dan pria yang telah diamankan tersebut.
Polisi belum menyampaikan secara rinci apakah korban dan pria tersebut saling mengenal maupun apa yang menjadi latar belakang terjadinya pembacokan.
Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh serta memastikan keterlibatan pihak yang diamankan dalam perkara tersebut.
Editor: Donald Karouw