Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh! Ibu Tega Setrika Anak Kandung di Pangkalpinang Hanya gegara Perkara Makanan
Advertisement . Scroll to see content

Dituduh Curi Uang, Cucu Diumpankan Kakek ke Monyet hingga Digigit

Selasa, 05 Desember 2017 - 19:52:00 WIB
Dituduh Curi Uang, Cucu Diumpankan Kakek ke Monyet hingga Digigit
Video kakek menyiksa cucu yang beredar di masyarakat Desa Brambang, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jatim, Selasa (5/12/2017).
Advertisement . Scroll to see content

PASURUAN, iNews.id - Kakek berinisial HR (44) tega menyiksa AZ (4) cucunya sendiri dalam keadaan tanpa busana dengan cara mengumpankan ke monyet peliharaannya, di Desa Brambang, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jatim, Selasa (5/12/2017).

Anak yatim yang ditinggal ibunya ke luar kota, disiksa karena dituduh mencuri uang Rp50.000. Peristiwa itu terekam oleh kamera ponsel milik warga dan menjadi viral. Perangkat Desa Brambang yang jengkel dan menganggap perbuatan pelaku biadab akhirnya melaporkan ke pihak kepolisian.

Dalam video yang beredar di masyarakat, bocah TK ini terlihat ketakutan. Dia menangis histeris dan minta maaf. Namun kakeknya tetap memegang kedua tangan anak itu dan mendorongnya ke arah monyet yang langsung menggigit kemaluannya. Akibatnya AZ mengalami luka di kemaluan, dada, tangan dan wajah.

Warga yang menonton video ini mengaku prihatin atas kejadian penyiksaan terhadap balita tersebut, karena dinilai tidak manusiawi. “Kasihan enggak tega lihatnya, padahal dia masih kecil dan kurang mendapatkan kasih sayang orang tua,” ujar warga setempat, Nafisah.

Sementara itu, Polresta Pasuruan sudah menyelidiki penyiksaan tersebut berdasarkan laporan kepala desa. “Pelaku bisa dijerat dengan ancaman lima tahun penjara,” ujar Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pasuruan, Ipda Suwondo di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Editor: Muhammad Saiful Hadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut