Gunung Semeru Erupsi Beruntun 4 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Tembus 1.000 Meter
LUMAJANG, iNews.id – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Jawa Timur kembali meningkat. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami 4 kali erupsi dalam kurun waktu enam jam pada Minggu (11/10/2026) pagi.
Berdasarkan laporan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pukul 00.00–06.00 WIB, letusan tersebut terekam dengan amplitudo 20-25 mm dan durasi berkisar antara 120-186 detik.
“Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 05:34 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 131 detik,” kata petugas PVMBG, Agastya Rajendra dalam keterangan resminya.
Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga. PVMBG meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.
Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selain itu, PVMBG melarang aktivitas masyarakat dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut rawan lontaran batu pijar.
“Masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat,” imbau PVMBG.
Editor: Kastolani Marzuki