Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran hingga 1,8 Km, Status Siaga
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Semeru Meletus, Kolom Abu Membubung Setinggi 1,1 Km ke Langit

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:12:00 WIB
Gunung Semeru Meletus, Kolom Abu Membubung Setinggi 1,1 Km ke Langit
Gunung Semeru mengalami erupsi pada Rabu (12/8/2026) pukul 10.56 WIB. Kolom letusan teramati mencapai sekitar 1.100 meter di atas puncak dengan abu vulkanis berwarna putih hingga kelabu mengarah ke timur. (Foto: PVMBG)
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id - Gunung Semeru meletus dengan memuntahkan kolom abu vulkanis setinggi 1.100 meter atau 1,1 kilometer di atas puncak, Rabu (12/8/2026). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur.

Erupsi Gunung Semeru terjadi pada pukul 10.56 WIB. Aktivitas vulkanis tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 90 detik.

Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Sigit Rian Alfian, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 4.776 meter di atas permukaan laut.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 10:56 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 1.100 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi dikutip Rabu (12/8/2026).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait aktivitas Gunung Semeru. Masyarakat diminta tidak beraktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Selain itu, warga juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Wilayah tersebut dinilai rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar akibat aktivitas erupsi.

Masyarakat juga diminta tetap mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Semeru. Beberapa aliran yang perlu diwaspadai yakni Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Selain itu, potensi lahar juga dapat terjadi pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut