Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Abu Tebal Menjulang Setinggi 1,2 Km
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Tebal Menjulang Setinggi 700 Meter

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:44:00 WIB
Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Tebal Menjulang Setinggi 700 Meter
Gunung Semeru erupsi pada Kamis (30/7/2026) pukul 06.31 WIB dengan kolom abu tebal setinggi 700 meter yang bergerak ke arah timur laut. (Foto: PVMBG)
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id - Gunung Semeru meletus pada Kamis (30/7/2026) pukul 06.31 WIB. Kolom abu teramati membubung sekitar 700 meter di atas puncak gunung.

Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Sigit Rian Alfian, kolom letusan mencapai ketinggian sekitar 4.376 meter di atas permukaan laut. Kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Abu vulkanis teramati bergerak ke arah timur laut.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis, 30 Juli 2026, pukul 06:31 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 700 m di atas puncak," tulis Badan Geologi, Kamis (30/7/2026).

Aktivitas erupsi juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter. Erupsi berlangsung selama 130 detik.

Belum ada laporan mengenai dampak erupsi tersebut terhadap permukiman maupun aktivitas masyarakat. Warga diminta mengikuti seluruh rekomendasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak beraktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Di luar jarak tersebut, warga juga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi atau sempadan sungai sepanjang Besuk Kobokan.

Larangan itu diterapkan karena kawasan tersebut berpotensi terkena perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Masyarakat juga tidak diperbolehkan melakukan kegiatan dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak. Kawasan tersebut rawan terkena lontaran batu pijar.

PVMBG meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Kewaspadaan terutama perlu ditingkatkan di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut