Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Semeru Erupsi Beruntun 4 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Tembus 1.000 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Muntahkan Abu Tebal Setinggi 900 Meter ke Langit

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:48:00 WIB
Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Muntahkan Abu Tebal Setinggi 900 Meter ke Langit
Gunung Semeru erupsi pada Senin (12/10/2026) pukul 11.13 WIB dengan kolom abu setinggi sekitar 900 meter di atas puncak dan mengarah ke barat daya. (Foto: PVMBG)
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id - Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Senin (12/10/2026) pukul 11.13 WIB. letusan ini memuntahkan kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Petugas pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 105 detik.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 12 Oktober 2026, pukul 11:13 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 900 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi, Senin (12/10/2026).

Menyikapi aktivitas vulkanik tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk mengantisipasi potensi bahaya di sekitar Gunung Semeru.

Masyarakat diminta tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta menjauhi sempadan sungai sejauh 500 meter dari tepi Besuk Kobokan. Kawasan ini berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut rawan lontaran batu pijar.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Semeru.

Wilayah yang perlu diwaspadai terutama meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga perlu diperhatikan di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan.

Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Semeru diimbau mematuhi rekomendasi tersebut dan terus mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas gunung api.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut