Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana Ungkap Rencana Prabowo Terbang ke NTT usai Gempa M7,7, Kapan?
Advertisement . Scroll to see content

Haru, Wisudawati Polije Korban Gempa NTT Lulus Tepat Waktu meski Rumah Hancur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:14:00 WIB
Haru, Wisudawati Polije Korban Gempa NTT Lulus Tepat Waktu meski Rumah Hancur
Wisudawati Politeknik Negeri Jember asal Nagekeo, NTT lulus tepat waktu. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JEMBER, iNews.id – Momen bahagia Peringatan Wisuda ke-49 Politeknik Negeri Jember (Polije) diwarnai suasana haru. Di antara ratusan wisudawan yang bersukacita, ada Aurel Konrada Aurelita Putri Stefani Monga, mahasiswi asal Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang harus menjalani momen kelulusannya di tengah duka bencana gempa bumi.

Rumah tinggal orang tua Aurel hancur roboh akibat guncangan gempa bumi yang melanda NTT. Saat ini, seluruh keluarganya terpaksa mengungsi dan bertahan hidup di dalam tenda keprihatinan.

Kabar musibah bencana yang menimpa kampung halamannya sempat membuat mental Aurel terpuruk. Tangisnya pecah saat mengetahui tempat tinggalnya rata dengan tanah dan orang tuanya harus tinggal di pengungsian.

Kendati demikian, lecutan semangat serta doa tulus dari orang tua di Nagekeo menjadi sumber kekuatan utama bagi Aurel untuk menuntaskan studinya di Polije.

"Kabar bencana itu sempat membuat cemas, tapi dorongan orang tua di kampung halaman membuat saya harus kuat dan menyelesaikan pendidikan ini hingga akhirnya diwisuda," ujar Aurel, Minggu (23/8/2026).

Aurel berharap kondisi di Kabupaten Nagekeo dan wilayah NTT lainnya yang terdampak gempa bisa segera pulih. Setelah situasi membaik, ia berencana langsung pulang ke kampung halaman untuk mendampingi keluarga sekaligus merintis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pihak rektorat Polije turut memberikan perhatian mendalam bagi para mahasiswa asal NTT yang terdampak bencana alam tersebut.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Sistem Informasi Polije, Wahyu Kurnia Dewanto, menegaskan bahwa kampus berkomitmen membantu meringankan beban finansial civitas akademika yang tertimpa musibah.

"Polije membuka peluang penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa aktif asal NTT yang menjadi korban terdampak gempa," tutur Wahyu Kurnia Dewanto.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut