Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswa dan Pemuda Demo di Surabaya, Tolak Kenaikan Harga BBM dan Liberalisasi Energi
Advertisement . Scroll to see content

Karyawati Rumah Makan di Surabaya Tewas Terjepit Lift

Rabu, 14 Februari 2018 - 20:35:00 WIB
Karyawati Rumah Makan di Surabaya Tewas Terjepit Lift
Petugas Polsek Mulyorejo menunjukkan lift yang menjadi lokasi korban terjepit. (Foto: iNews/Yudha Prawira)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Seorang karyawati sebuah rumah makan di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu siang (14/2/2018), tewas setelah terjepit lift barang. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong. Korban tewas dengan luka di bagian leher dan kepala.

Dari rekaman closed circuit television (CCTV), terlihat detik-detik sebelum korban Nabilatul Muazaroh (19), tewas terjepit lift barang yang berada di lantai dua rumah makan di kawasan Jalan Kertajaya Indah Surabaya. Karyawati ini berjalan keluar dapur sambil membawa kantong plastik menuju lift barang.

Saat itu, terlihat korban yang tinggal di Jalan Dukuh Kupang Surabaya memasukkan sebagian tubuhnya ke dalam lift untuk meletakkan kantong plastik. Entah sadar atau tidak, di saat bersamaan, korban juga menekan tombol lift ke arah turun. Lift pun langsung tertutup sehingga korban langsung terjepit di bagian leher dan kepala.

Ironisnya saat kejadian, di lantai dua rumah makan masakan Indonesia yang biasanya ramai dengan karyawan dan karyawati itu, tidak tampak seorang pun. Akibatnya, saat korban terjepit, tidak ada seorang pun karyawan yang bisa menolongnya.

Kejadian ini baru diketahui 15 menit kemudian oleh beberapa karyawan rumah makan. Rekan-rekan korban sempat menolong dengan melarikannya ke Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong. Petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Mulyorejo yang datang ke lokasi kejadian segera menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, karyawati berusia 19 tahun itu tewas murni karena kecelakaan kerja.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut