Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Pabrik Speaker di Nganjuk, Kerugian Tembus Rp10 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Pabrik Speaker Aktif di Nganjuk Padam usai Hampir 5 Jam

Jumat, 18 September 2026 - 15:57:00 WIB
Kebakaran Pabrik Speaker Aktif di Nganjuk Padam usai Hampir 5 Jam
Petugas pemadam kebakaran berhasil melokalisasi kobaran api yang membakar pabrik speaker aktif di Nganjuk, Jumat (18/9/2026). (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

NGANJUK, iNews.idKebakaran hebat melanda pabrik speaker aktif di Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (18/9/2026). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp10 miliar.

Diperoleh informasi, kobaran api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari gedung area utama produksi pabrik. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk yang menerima laporan langsung menerjunkan armada serta puluhan personel ke lokasi untuk melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke bangunan sekitar.

Namun, proses pemadaman sempat mengalami kendala teknis akibat tidak tersedianya fasilitas hydran di area dalam pabrik. Petugas pun terpaksa bolak-balik keluar area pabrik untuk mengisi ulang pasokan air. 

"Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp10 miliar," ujar Sekretaris Dinas Damkar Nganjuk, Ardiansyah Winardi, Jumat (18/9/2026).

Setelah mengerahkan puluhan personel dan armada mobil PMK secara intensif, pemadaman serta proses pembasahan akhirnya berhasil dituntaskan total sekitar lima jam kemudian.

Saat ini, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh kepolisian setempat untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.

“Untuk penyebab pasti dan kronologi kebakaran masih dalam penyelidikan petugas kepolisian,” ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut