Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Rumah di Jaktim, 2 Orang Tewas Terjebak di Kamar Belakang
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Pasar Ngemplak Tulungagung Hanguskan 5 Ruko, Kerugian Capai Rp70 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:42:00 WIB
Kebakaran Pasar Ngemplak Tulungagung Hanguskan 5 Ruko, Kerugian Capai Rp70 Juta
Kebakaran Pasar Ngemplak Tulungagung menghanguskan lima ruko dan menyebabkan dua atap bangunan roboh, Selasa (28/7/2026) dini hari. (Foto: iNews TV/ANANG AGUS FAISAL)
Advertisement . Scroll to see content

TULUNGAGUNG, iNews.id – Kebakaran Pasar Ngemplak di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), menghanguskan lima unit rumah toko (ruko), Selasa (28/7/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta hingga Rp70 juta.

Kebakaran terjadi di deretan ruko sisi selatan Pasar Ngemplak sekitar pukul 04.00 WIB. Warga yang melihat api muncul dari salah satu bangunan segera melaporkannya kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung.

Petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan satu kendaraan pemasok air. Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api merembet ke deretan bangunan lainnya.

Lima ruko yang terbakar diketahui dimiliki tiga orang berbeda. Seluruh bangunan dalam keadaan kosong karena para pedagang telah pulang setelah menyelesaikan aktivitas jual beli.

“Yang terbakar lima ruko. Saat kejadian, tidak ada yang menjaga karena usai berdagang ruko dikosongkan,” ujar Kasi Penyelamatan Dinas Damkarmat Tulungagung Iwan Supriyono, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal bersama kepolisian dan tim inafis, sumber api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik pada perangkat pendingin di salah satu ruko bagian tengah.

Api dengan cepat membesar dan membakar bagian atap. Kobaran kemudian merembet ke empat ruko lain yang berada di sisi kanan dan kiri bangunan tersebut.

Dua ruko mengalami kerusakan paling parah hingga bagian atapnya roboh. Berbagai barang dagangan, peralatan usaha, dan dokumen transaksi milik pedagang turut hangus terbakar.

“Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dengan kerugian sekitar Rp50 juta,” katanya.

Meski perkiraan awal kerugian mencapai sekitar Rp50 juta, pendataan di lokasi masih dilakukan. Total kerugian keseluruhan diperkirakan berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp70 juta.

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman dan pembasahan berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi kembali menyala.

Tidak ada pedagang maupun petugas pasar yang menjadi korban. Saat kebakaran terjadi, hanya terdapat petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) pasar yang sedang melakukan patroli secara bergantian.

Dinas Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat dan pedagang rutin memeriksa kondisi instalasi listrik. Peralatan elektronik yang tidak digunakan juga diminta dicabut dari sumber listrik untuk mencegah risiko korsleting dan kebakaran.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut