Kecelakaan di Pasuruan, Truk Bermuatan Kardus Hantam Warung dan 2 Rumah
PASURUAN, iNews.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal truk bermuatan kardus menabrak dua rumah serta satu warung terjadi di Jalur Pantura, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun rumah dan warung rusak parah.
Kecelakaan tunggal ini tepatnya terjadi di Jalan Raya Pasuruan - Grati, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Truk bernomor polisi DK 8401 CR tersebut dikemudikan oleh Edy Santoso, warga Kabupaten Buleleng, Bali.
Berdasarkan keterangan saksi mata, truk awalnya melaju dari arah timur menuju ke barat. Namun saat melintas di lokasi kejadian, truk tiba-tiba oleng, keluar jalur ke sisi kiri jalan, dan langsung menyapu warung milik Sumami serta dua rumah milik Wawan Setiawan dan Sueb. Diduga kuat, sopir dalam kondisi mengantuk berat usai menempuh perjalanan jarak jauh.
Salah satu pemilik rumah yang menjadi korban, Wawan Setiawan menuturkan, saat kejadian, dirinya sedang beristirahat di dalam rumah.
"Saya kaget tiba-tiba mendengar suara benturan keras sekali. Pas saya cek, ternyata ada truk sudah masuk ke dalam rumah. Diduga sopirnya mengantuk jadi setir tidak bisa dikendalikan," ujar Wawan.
Seorang pengunjung yang saat itu berada di dalam warung milik Sumami berhasil melompat dan menyelamatkan diri, hanya beberapa detik sebelum moncong truk menghantam jembatan dan meruntuhkan bangunan.
Akibat hantaman keras tersebut, bagian depan truk ringsek dan mengalami kerusakan dengan taksir kerugian sekitar Rp2 juta. Sementara itu, kondisi warung dan dua rumah warga yang ditabrak mengalami kerusakan struktural yang masif, dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Petugas Satlantas Polres Pasuruan Kota bersama warga setempat langsung bergerak cepat melakukan pengamanan di lokasi kejadian. Meski bangkai truk sempat tertahan di tepi jalan dan menjadi tontonan warga, arus lalu lintas di jalur utama Pantura tersebut dilaporkan tetap berjalan lancar dari kedua arah.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sang sopir untuk memastikan apakah kecelakaan murni akibat faktor mengantuk atau adanya kerusakan teknis pada sistem kemudi truk.
Editor: Kastolani Marzuki