Keji! Siswa SMK di Pasuruan yang Hilang Diculik Ternyata Dibunuh dan Dibakar Ipar
PASURUAN, iNews.id – Teka-teki hilangnya Mohammad Ilham Azhari, siswa kelas 10 SMKN 1 Sukorejo asal Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berakhir duka. Korban ditemukan tewas mengenaskan di dalam jurang area kebun kopi Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Sabtu (3/10/2026) dini hari.
Pelajar yang sempat dilaporkan hilang diculik tersebut ternyata menjadi korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Wahyudi, yang tak lain merupakan saudara misanan (ipar) korban.
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal menunjukkan tindakan keji pelaku terhadap korban. Korban tidak hanya dianiaya menggunakan benda tumpul di bagian kepala, tetapi wajahnya juga disiram bensin lalu dibakar oleh pelaku untuk menghilangkan jejak.
Usai mengeksekusi korban, pelaku menguras seluruh harta benda Ilham, meliputi sepeda motor Honda Beat, ponsel, serta uang tunai. Jasad korban kemudian dibuang ke jurang kebun kopi yang berjarak ratusan meter dari pemukiman warga.
"Korban dianiaya secara sadis dengan benda tumpul, lalu wajahnya disiram bensin dan dibakar sebelum jasadnya dibuang ke jurang kebun kopi. Pelaku membawa kabur motor, HP, dan uang milik korban," ungkap Kepala Dusun setempat, Eko Wahyudi, Sabtu (3/10/2026).
Jasad korban langsung dievakuasi petugas bersama warga ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, untuk menjalani proses autopsi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman.
Tangis histeris tak terbendung dari ayah korban, Nasifudin, saat menyambut kedatangan jenazah anak bungsu dari dua bersaudara tersebut.
Rumah duka di Desa Dayurejo terus didatangi ratusan pentakziah dari keluarga, tetangga, hingga teman sekolah korban. Di mata warga, almarhum dikenal sebagai sosok anak yang cerdas, pendiam, dan taat beribadah.
"Perbuatan pelaku sangat biadab dan terencana. Kami atas nama warga meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman mati kepada pelaku!" tegas salah satu warga, Abdul Gofur.
Terduga pelaku Wahyudi kini telah diamankan di Mapolres Pasuruan dan menjalani pemeriksaan maraton oleh penyidik Satreskrim guna mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya di hadapan hukum.
Editor: Kastolani Marzuki