Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ramadan, TGB Mengajak Kembali ke Titik Keseimbangan
Advertisement . Scroll to see content

Kenikmatan Spiritual Ramadan

Rabu, 15 Mei 2019 - 04:30:00 WIB
Kenikmatan Spiritual Ramadan
Ketua Komisi Dakwah MUI KH Cholil Nafis. (Foto:Repro.cholilnafis.com)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Ramadan memang bulan spesial dan penuh keistimewaan. Ramadan adalah kado terindah umat Muhammad SAW untuk mereguk kenikmatan spiritual yang tidak diberikan kepada umat-umat sebelumnya.

Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Cholil Nafis mengatakan, di Bulan Ramadan banyak momen-momen penting manusia untuk bisa menemukan jati dirinya melalui “riyadlah” (olah batin).

Apalagi di dalamnya dijanjikan Tuhan terdapat malam “lailatulqadar“, sebuah malam yang lebih baik dari 1.000 bulan. Tentu, bulan suci yang datang setahun sekali ini perlu kita sambut secara hati riang, penuh keimanan dan harapan baik (pahala).

“Meski untuk mendekatkan diri kepada Tuhan kita tidak harus menunggu momen Ramadan. Kapan pun dan di mana pun kita bisa, tetapi bulan suci memang menjanjikan kenikmatan spiritual dan raihan pahala melimpah,” kata Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU itu dikutip iNews.id dari laman cholilnafis.com, Selasa (14/5/2019).

Kiai muda asal Sampang, Madura ini menuturkan, melalui amalan ibadah di bulan yang penuh rahmah ini, seperti puasa, salat, tilawatilquran, memperbanyak sedekah, tafakkur, dan riyadlah, umat Islam akan menemukan jalan spiritual yang pada akhirnya dapat kembali sebagai makhluk spiritual.

“Ramadan memang datang dan pergi pada setiap tahun. Namun jika kita tidak mampu memaknainya hingga mencapai tahapan puncak spiritual (takwa), Ramadhan hanya menjadi rutinitas fisik yang melelahkan,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut