Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terbukti Aniaya Warga, Divonis 10 Bulan Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Kesal Tak Dapat Salep, Oknum Kades di Bangkalan Pukul Perawat Puskesmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:57:00 WIB
Kesal Tak Dapat Salep, Oknum Kades di Bangkalan Pukul Perawat Puskesmas
Ilustrasi oknum kades di Bangkalan menganiaya petugas medis puskesmas gegara salep. (Foto: ist) . (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKALAN, iNews.id – Petugas medis bernama Miftahul Khoir, yang bertugas di Puskesmas Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diduga menjadi korban penganiayaanoknum kepala desa (kades).

Aksi penganiayaan tersebut terjadi lantaran oknum kades berinisial SU emosi dan tidak terima saat mengetahui obat salep yang diinginkannya tidak ada dalam bungkusan resep yang diberikan pihak puskesmas.

Dalam rekaman kamera CCTV puskesmas, oknum kades di kawasan Kecamatan Kwanyar tersebut terlihat datang dalam kondisi marah-marah. 

Puncak kemarahannya meluap hingga tega melakukan kontak fisik dan memukul korban di area UGD Puskesmas Kwanyar.

Korban, Miftahul Khoir, menceritakan insiden itu bermula saat pelaku datang berobat untuk menangani luka akibat penyakit kencing manis yang dideritanya. Setelah menjalani perawatan, pelaku menerima bungkusan obat dari petugas. Namun saat diperiksa, obat jenis salep yang biasa digunakannya tidak ada.

Tersinggung dan emosi, pelaku lantas menuduh perawat puskesmas tidak memberikan pelayanan medis dengan baik. Padahal, saat itu stok obat salep yang dimaksud memang sedang kosong.

"Bapak tersebut langsung bilang, 'Ini petugas yang tidak mau ngasih obat salep,' sambil menarik kerah baju saya. Terus beliau memukul kena dada kiri saya. Saya mundur dan dilerai teman-teman. Di sepanjang lorong UGD dia masih emosi dan terus menantang," kata Miftahul Khoir saat menceritakan kronologi kejadian.

Kendati petugas medis lainnya telah berusaha melerai dan menyampaikan permohonan maaf apabila terjadi kekurangnyamanan, oknum kades tersebut tetap dikuasai emosi dan terus mencecar petugas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut