Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri Ingatkan Buruh Perkuat Skill: Kita Harus Siap Hadapi Dunia Kerja Masa Depan
Advertisement . Scroll to see content

KSPSI Jatim Minta Buruh Tak Gelar Aksi Demo, Ini Alasannya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:12:00 WIB
KSPSI Jatim Minta Buruh Tak Gelar Aksi Demo, Ini Alasannya
Ilustrasi ribuan buruh menggelar aksi unjuk di Surabaya. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Jawa Timur memastikan serikat buruh di wilayahnya tidak akan menggelar aksi unjuk rasa atau demo sepanjang bulan Agustus tahun ini.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Ketua DPD KSPSI Jawa Timur, Ahmad Fauzi, sebagai langkah nyata dalam menjaga suasana kondusif keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mempertahankan iklim investasi di Jawa Timur.

Ahmad Fauzi menegaskan, seluruh elemen buruh dan pekerja di Jawa Timur tetap berkomitmen penuh memperjuangkan kesejahteraan. Kendati demikian, ia mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan pada momentum yang tepat, murni dari buruh untuk kepentingan buruh, dan tanpa ditumpangi agenda lain.

Dia mewaspadai adanya pergerakan kelompok tertentu yang berpotensi memanfaatkan atau menyusupi aksi massa buruh untuk kepentingan di luar perjuangan ketenagakerjaan.

"Kalau buruh melakukan aksi demo, ribuan massa akan turun ke jalan dan itu sangat rentan disusupi oleh pihak-pihak lain yang memiliki agenda tersendiri," ujar Ahmad Fauzi, Selasa (25/8/2026).

Sebagai salah satu tokoh buruh di Jawa Timur, Ahmad Fauzi menegaskan bahwa jajarannya tidak ingin menambah beban pemerintah dalam memelihara stabilitas keamanan dan iklim industri daerah.

KSPSI Jawa Timur memprioritaskan rasa aman bagi para investor dan pelaku industri agar roda perekonomian daerah tetap berputar secara optimal.

Buruh di Jawa Timur memastikan akan terus mengawal penegakan hak dan kesejahteraan pekerja melalui mekanisme diplomasi serta saluran komunikasi formal yang kondusif.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut