Pemprov Jatim Jamin Biaya Pengobatan Korban Kebakaran KM Mutiara Santosa 2
SURABAYA, iNews.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menjenguk langsung puluhan penumpang selamat korban kebakaranKM Mutiara Santosa 2 di Pelabuhan Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).
Setibanya di lokasi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim sempat menggelar rapat terbatas selama 15 menit sebelum akhirnya berdialog dengan para penumpang di ruang istirahat.
Dalam dialog tersebut, Gubernur Khofifah berinteraksi langsung untuk menyerap keluhan dan mengecek kondisi kesehatan para penumpang kapal naas tersebut.
Sejumlah penumpang mengaku mengalami nyeri di bagian dada akibat berjuang keras menahan benturan tubuh serta bertahan saat menunggu proses evakuasi di tengah lautan.
Gubernur Khofifah membenarkan adanya korban jiwa dalam musibah tersebut. Dari total lima orang korban meninggal dunia, salah satunya teridentifikasi sebagai warga asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Sebagai bentuk tanggap darurat, Pemprov Jatim menjamin seluruh biaya perawatan dan penanganan medis bagi korban selamat yang dirawat di rumah sakit milik Pemprov Jatim secara gratis.
"Dari total lima orang korban meninggal dunia, salah satunya merupakan warga Tulungagung. Untuk para korban yang mengalami cedera maupun sakit, Pemprov Jatim menyiapkan layanan pengobatan gratis di rumah sakit milik Pemprov Jatim," tegas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Senin (3/8/2026).
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto mengungkapkan, saat ini kelima jenazah korban meninggal dunia telah berada di RS Bhayangkara Polda Jatim guna menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan antemortem oleh Tim DVI.
Di sisi lain, upaya pencarian terhadap sisa penumpang yang diduga masih hilang di perairan utara Sumenep terus digencarkan.
Tim SAR gabungan mengerahkan armada penuh, termasuk empat unit kapal patroli dan dua helikopter milik Polda Jatim serta Mabes Polri untuk menyisir titik koordinat kejadian.
"Untuk pencarian di laut, kami menyiagakan empat kapal dan dua helikopter. Operasi pencarian akan difokuskan hingga tiga hari ke depan," ungkap Kapolda Jatim.
Forkopimda Jatim berkomitmen untuk terus memantau penanganan medis seluruh korban selamat serta mempercepat proses pemulangan jenazah ke daerah asal setelah proses pencocokan data identitas selesai dilakukan.
Editor: Kastolani Marzuki