Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Korban KLM Boine Bai Mole yang Tenggelam di Bombana Ditemukan Selamat
Advertisement . Scroll to see content

Perahu Nelayan di Pasuruan Karam Dihantam Ombak, 1 Tewas dan 1 Hilang

Senin, 22 Januari 2018 - 22:48:00 WIB
Perahu Nelayan di Pasuruan Karam Dihantam Ombak, 1 Tewas dan 1 Hilang
Ratusan warga saat membantu mengevakuasi nelayan yang tewas korban akibat perahu karam. (Foto: iNews/Jaka Samudra)
Advertisement . Scroll to see content

PASURUAN, iNews.id – Perahu nelayan jenis jurung yang mengangkut sebanyak 12 orang, karam setelah dihantam ombak di pantai laut utara, Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Senin (22/1/2018) petang. Akibat kejadian itu, satu nelayan atas nama Dawik (55) tewas, rekannya Abdul Najib (25) hilang sedangkan yang lain berhasil selamat.

Informasi yang dihimpun, saat kejadian, kondisi cuaca di perairan sedang berombak dan berangin kencang. Sejumlah perahu nelayan kecil bahkan terpaksa membatalkan melaut dan kembali ke darat. Hanya tersisa sejumlah perahu nelayan dengan ukuran sedang hingga besar yang tetap bertahan menantang ombak demi mencari ikan.

Salah satunya perahu jurung milik korban. Nahas, perahu itu terempas ombak setinggi tiga meter dan karam. Perahu lalu terbalik dan tenggelam. Korban Dawik, pemilik sekaligus juragan perahu nelayan itu tewas sedangkan rekannya Abdul Najib menghilang terbawa arus. Para nelayan lainnya berhasil selamat setelah mampu bertahan hingga tiba di daratan.

“Saat magrib cuaca memang buruk, banyak nelayan yang pulang, tapi perahu korban tetap bertahan. Korban itu seorang juragan perahu di kalangan nelayan,” kata seorang warga, Nur Hamidah.

Karamnya perahu nelayan itu menghebohkan penduduk desa. Mereka lalu menunggu di pesisir pantai menanti kedatangan para korban perahu karam. Ratusan warga ikut membantu mengevakuasi jenazah Dawik ke rumah korban di Desa Mlaten, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. “Satu korban masih hilang dan akan dilakukan pencarian esok harinya,” tuturnya.

Pantauan iNews, keluarga korban tak bisa menahan tangis saat warga membopong jenazah Dawik. Selama ini, almarhum dikenal baik dengan tetangga dan para nelayan di desanya. Salah satu anggota keluarga mengaku ikhlas menerima kematian korban yang murni akibat kecelakaan di laut. Dia mengaku tak memiliki firasat apapun sebelum para nelayan pergi melaut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut