Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gagal Panen akibat Wereng, Petani di Mojokerto Bakar Tanaman Padi yang Kering
Advertisement . Scroll to see content

Petani Melon Bojonegoro Terancam Gagal Panen akibat Hama dan Cuaca Tak Menentu

Jumat, 04 September 2020 - 08:50:00 WIB
Petani Melon Bojonegoro Terancam Gagal Panen akibat Hama dan Cuaca Tak Menentu
Petani melon di Bojonegoro menunjukkan bakal buah yang rusak akibat serangan hama. (Foto: iNews/Dedi Mahdi)
Advertisement . Scroll to see content

BOJONEGORO, iNews.id - Belasan hektare tanaman melon di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) rusak diserang hama. Para petani terancam gagal panen.

Rusaknya tanaman melon ini terjadi di Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Tanaman melon rusak diserang hama jamur tepung dan trotol.

Akibat serangan hama ini, batang dan daun tanaman layu kering. Sebagian besar buah menjadi kerdil.

Buah yang diserang hama pun menjadi busuk dan rontok. Petani pun tak dapat memanen buah melon.

Kondisi ini diperparah dengan cuaca yang tidak menentu selama sepekan terakhir. Sering panas namun tiba-tiba hujan.

Salah satu petani melon, Dasuki mengatakan, akibat kondisi ini, petani mengalami kerugain besar hingga mencapai puluhan juta rupiah. Selama ini, petani sudah mengeluarkan modal yang besar untuk biaya pemupukan serta perawatan.

"Hama ini memang ganas, bikin daun kering. Bakal buah juga jadi layu," katanya, Kamis (3/9/2020).
 
Dia menambahkan, hasil panen hampir dipastikan turun drastis ebih dari 60 persen dibanding musim sebelumnya. Jika dalam kondisi normal, sepetak lahan berukuran 200 meter persegi mampu menghasilkan rata-rata 3 ton buah melon, maka kini diperkirakan hanya mampu menghasilkan tak lebih dari satu ton.

Kualitas buah yang dihasilkan juga berdampak pada harga jual buah melon di tingkat petani.
 
Kini para petani berharap, selama sisa waktu ini tanaman yang telah dirawat selama lebih dari satu bulan ini mampu bertahan. Sehingga masih ada sisa buah untuk dipanen.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut