Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 33 Jenazah Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Belum Teridentifikasi
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jatim Ajak Warga Doakan Seluruh Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Segera Teridentifikasi

Rabu, 08 Oktober 2025 - 13:12:00 WIB
Polda Jatim Ajak Warga Doakan Seluruh Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Segera Teridentifikasi
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama tim DVI saat memberi keterangan perkembangan identifikasi korban Ponpes Al Khoziny di RS Bhayangkara Surabaya. (Foto: Humas Polri)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Polda Jawa Timur mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Doa bersama diharapkan menjadi bentuk empati dan dukungan agar seluruh jenazah korban dapat segera teridentifikasi.

Ajakan ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Selasa (7/10/2025).

“Izinkan kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap para korban. Polda Jawa Timur bersama seluruh jajaran terus berupaya maksimal dalam penanganan identifikasi jenazah, dengan tetap menjunjung tinggi kehormatan para korban,” ujar Abast, Selasa (7/10/2025).

Abast menjelaskan, proses identifikasi korban dilakukan melalui Operasi Disaster Victim Identification (DVI) yang melibatkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim, Pusdokkes Polri, tim Inafis, serta dukungan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Jawa Timur, dan Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).

“Tim bekerja seakurat mungkin dan secepat mungkin, namun tetap dengan penuh kehati-hatian serta penghormatan terhadap jenazah,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut