SIDOARJO, iNews.id - Ribuan perangkat desa se-Kabupaten Sidoarjo berunjuk rasa ke pendopo kabupaten, Selasa (20/6/2023). Mereka datang untuk menagih janjiBupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor atas peningkatan kesejahteraan perangkat desa dan tali asih untuk mantan kepala desa.
Pantauan di lokasi, ribuan perangkat desa yang tergabung dalam PPDI itu berkumpul di alun-alun dan menggelar orasi. Mereka juga membentangkan proses, meminta bupati datang dan merealisasikan janjinya dua tahun lalu.
Libur Kenaikan Kelas, PT KAI Beri Diskon Tiket Jarak Jauh hingga 25 Persen
Selain kenaikan kesejahteraan perangkat desa melalui kenaikan gaji bulanan, ribuan perangkat desa se-Sidoarjo ini juga meminta bupati untuk menaikkan besaran tali asih yang diberikan kepada mantan kepala desa.
"Kami datang ke sini untuk menagih janji bupati. Dua tahun lalu kami diundang bupati ke sini dan dijanjikan peningkatan kesejaheraan. Tetapi sekarang belum ada," kata Ketua PPDI Sidoarjo, Dian Sudariyanto.
Kekeringan Landa 3 Desa di Lereng Gunung Penanggungan, 7.589 jiwa Kekurangan Air Bersih
Dian mengatakan, perangkat desa menuntut gaji dan upah kepada desa sebesar Rp5 juta per bulan, sekretaris desa Rp3,5 juta per bulan dan perangkat desa sekelas kasi, kaur dan kasun sebesar Rp3 juta per bulan. Sementara untuk tali asih atau tunjangan purna tugas perangkat desa sebesar Rp50 juta per desa.
Dian mengatakan, selain sudah dijanjikan, tuntutan itu juga disampaikan karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo terus meningkat. Maka tidak ada alasan lagi bagi bupati untuk tidak merealisasikannya.
Kecelakaan di Tol Ngawi, Pikap Muat 50 Kambing Terguling, 2 Ekor Mati
Sayangnya dalam aksi demo itu Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor tidak hadir. Sejumlah perwakilan perangkat desa yang beraudiensi hanya diterima sejumlah pejabat.
Editor: Ihya Ulumuddin