Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Muat 4 Ton Udang Terguling di Bypass Juanda, Satu Lajur Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Tragis! Berangkat Mengajar, Guru Matematika SMPN 2 Nguling Pasuruan Tewas Ditabrak Pikap

Selasa, 15 September 2026 - 12:32:00 WIB
Tragis! Berangkat Mengajar, Guru Matematika SMPN 2 Nguling Pasuruan Tewas Ditabrak Pikap
Guru matematika SMPN 2 Nguling, Pasuruan, tewas setelah sepeda motornya tertabrak pikap saat berangkat mengajar, Senin (14/9/2026). (Foto: Tangkapan layar CCTV).
Advertisement . Scroll to see content

PASURUAN, iNews.id - Seorang guru matematika Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak mobil pikap. Korban tewas akibat luka parah dalam kecelakaan tersebut.

Korban bernama Auliyatul (43). Saat kejadian, korban tengah dalam perjalanan menuju SMPN 2 Nguling untuk mengajar. Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Rejoso-Tongas, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling pada Senin (14/9/2026) pagi. 

Detik-detik kejadian terekam CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman terlihat kendaraan pikap melaju dari arah barat ke timur. Kendaraan tersebut kemudian menabrak sepeda motor korban yang melaju di depannya dengan arah yang sama.

Akibat benturan, korban terjatuh dan terseret kendaraan hingga lebih dari 10 meter. Auliyatul terluka parah di kepala serta pada kedua tangan dan kaki.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Grati, Kabupaten Pasuruan. 

Sementara itu, pengemudi pikap Traga bernama Fajar (26), warga Situbondo, masih menjalani pemeriksaan oleh polisi. "Saya dari Mojokerto mau arah pulang ke Situbondo kondisi mengantuk berat niatan mau tidur di pom bensin, sudah dekat tapi enggak sampai ke sana. Pas di SMP itu mengantuk dan gak sadar pas bangun sudah ada motor itu (korban)," kata Fajar. 

Petugas juga masih menangani kecelakaan tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut