Ungkap 22 Persen Mahasiswa Unej Jember Terpapar Radikalisme, Ketua LP3M Dicopot
JEMBER, iNews.id - Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember (Unej) Dr Akhmad Taufiq dicopot dari jabatannya setelah memaparkan hasil penelitian tentang pemetaan radikalisme di kalangan mahasiswa kampus tersebut.
Dari hasil penelitiannya, Akhmad Taufiq menyebutkan ada 22 persen dari 15.000 lebih mahasiswa Unej yang terpapar radikalisme.
Meski demikian, Ahmad Taufiq mengaku legawa dengan kebijakan rektorat yang mencopotnya dari ketua LP3M.
"Terkait pemberhentian saya sebagai Ketua LP3M Unej, ya tidak apa-apa dan itu sah-sah saja karena pengangkatan atau pemberhentian merupakan kewenangan dari Rektor Unej," katanya ditemui di rumahnya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (26/11/2019).
Dia menilai pemberhentian jabatannya merupakan hal yang wajar dan kewenangan tersebut merupakan otoritas dari Rektor Unej, sehingga dia menerima keputusan itu secara legawa.