Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga
Advertisement . Scroll to see content

Waduk Kering di Musim Kemarau, Petani di Jombang Terancam Gagal Panen

Jumat, 27 Juli 2018 - 10:37:00 WIB
Waduk Kering di Musim Kemarau, Petani di Jombang Terancam Gagal Panen
Petani terpaksa mengambil air menggunakan ember di sisa waduk yang mengering selama musim kemarau di Jombang, Jawa Timur. (Foto: iNews/Muchtar Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id - Musim kemarau menyebabkan sejumlah waduk di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengering. Akibatnya, waduk-waduk tersebut tidak bisa difungsikan untuk mengalirkan air ke sawah petani. Ratusan hektare tanaman petani pun terancam gagal panen karena kesulitan mendapat pasokan air.

Salah satu waduk yang kekeringan selama musim kemarau di Jombang yakni Waduk Marmoyo di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh. Sudah satu bulan lebih kondisi waduk mengering. Sisa air yang masih menggenang di tengah waduk juga sudah tidak bisa dialirkan untuk mengairi sawah petani.

Padahal sebelumnya waduk ini menjadi tumpuan sumber air bagi para petani saat musim kemarau datang. Ratusan hektar sawah petani di Desa Marmoyo dan desa-desa lain di sekitarnya mengandalkan waduk ini untuk sumber pengairannya. Namun tahun ini Waduk Marmoyo sudah tidak memiliki stok air seperti biasanya.

Para petani mengaku bingung. Sebab jika kondisi ini dibiarkan mereka khawatir tanaman tembakaunya tidak bisa tumbuh dengan baik akibat kekurangan air.

“Kondisi ini sudah berlangsung satu bulan. Jadinya kami tidak bisa mengairi sawah dan ladang. Tanaman bisa mati karena tidak diairi. Yang sudah ditanam tidak bisa tumbuh,” kata salah seorang petani di Desa Marmoyo, Pinto, saat ditemui di ladang miliknya, Jumat (27/7/2018).

Para petani berharap pemerintah segera mengatasi kesulitan air tersebut agar mereka tidak mengalami gagal panen pada musim tembakau mendatang.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut